Komitmen Pemkab Bone Bolango Tingkatkan Inklusi Keuangan Masyarakat
Pemerintah Kabupaten Bone Bolango terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan literasi keuangan dan memperluas inklusi ekonomi masyarakat. Salah satu langkah konkret yang diambil adalah menghadirkan Sekolah Pasar Modal (SPM) sebagai wadah edukasi investasi yang aman, legal, dan mudah diakses oleh seluruh kalangan.
baca:Kesulitan Tottenham Hotspur Menjuarai Trofi: Daniel Levy Bingung
Bupati Sambut Positif Sekolah Pasar Modal untuk Kesejahteraan Rakyat
Dalam kegiatan peluncuran SPM yang digelar di Aula BPMP Provinsi Gorontalo pada Kamis (7/8/2025), Bupati Bone Bolango, Ismet Mile, menyatakan dukungannya terhadap program tersebut. Menurutnya, Sekolah Pasar Modal dapat menjadi pintu masuk lahirnya wirausaha baru dan peningkatan taraf hidup masyarakat lokal.
“Hari ini adalah momen penting bagi kita. Dengan hadirnya Sekolah Pasar Modal, warga bisa belajar berinvestasi dengan benar, aman, dan berkontribusi bagi pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Ismet Mile, didampingi Wakil Bupati Risman Tolingguhu dan Ketua DPRD Faisal Yunus.
Fokus pada Generasi Muda dan UMKM Lokal
Bupati menekankan pentingnya keterlibatan seluruh lapisan masyarakat, khususnya generasi muda dan pelaku usaha mikro dan kecil dalam program ini. Ia menyebutkan bahwa edukasi investasi melalui SPM sejalan dengan visi Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) yang bertujuan membuka akses keuangan hingga tingkat akar rumput.
“Program ini harus menyasar pelaku usaha lokal, anak muda, dan masyarakat yang belum tersentuh layanan keuangan,” tegasnya.
Inklusi Keuangan Jadi Pilar Pembangunan Daerah
Pemkab Bone Bolango telah menetapkan penguatan inklusi keuangan sebagai pilar pembangunan ekonomi lokal, termasuk dalam dokumen perencanaan strategis daerah. Fokus utamanya adalah optimalisasi potensi lokal melalui akses terhadap layanan dan produk keuangan yang mudah dijangkau oleh seluruh warga.
Rencana Pembentukan Galeri Investasi sebagai Pusat Edukasi
Sebagai tindak lanjut dari program Sekolah Pasar Modal, Pemkab juga berencana membentuk Sekretariat Galeri Investasi yang akan berfungsi sebagai pusat informasi, pelatihan, dan pendampingan masyarakat dalam bidang investasi.
“Kami tidak ingin program ini hanya bersifat seremoni. Harus ada kelanjutan seperti pelatihan, pendampingan, dan infrastruktur nyata agar masyarakat betul-betul merasakan manfaatnya,” tutur Ismet.
penulis: inziria