Putra Terbaik Sulawesi Utara Kini Pimpin Akademi Militer
Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh putra asal Sulawesi Utara. Mayor Jenderal TNI Rano Maxim Adolf Tilaar, S.E., resmi dilantik sebagai Gubernur Akademi Militer (Akmil), sebuah posisi strategis dalam struktur TNI Angkatan Darat. Penunjukan ini menjadi tonggak penting dalam karier militernya sekaligus membuktikan kapasitas putra daerah di level nasional.
baca juga : BBCA 1H25: Kinerja Sejalan Ekspektasi, Didukung Pertumbuhan PPOP yang Solid
Dari Duta Daerah ke Pemimpin Militer Nasional
Sebelum dikenal luas sebagai perwira tinggi TNI, Mayjen Rano Tilaar sudah menarik perhatian publik sejak usia muda. Ia pernah menyandang gelar Nyong Manado dan Nyong Sulawesi Utara tahun 1988, mencerminkan sosok muda yang berprestasi, berwibawa, dan berjiwa kepemimpinan.
Keikutsertaannya dalam ajang duta daerah tersebut menjadi awal dari perjalanan panjang menuju pengabdian penuh terhadap bangsa dan negara.
Karier Militer Gemilang dan Penuh Dedikasi
Sepanjang kariernya, Rano Tilaar dikenal sebagai figur militer yang tegas, disiplin, dan berintegritas tinggi. Ia telah menduduki berbagai posisi strategis dalam tubuh TNI, termasuk sebagai Wakil Komandan Pusat Kesenjataan Infanteri (Wadanpussenif) TNI AD, sebelum akhirnya dipercaya memimpin Akademi Militer.
Sebagai Gubernur Akmil, ia kini memegang peran vital dalam membentuk dan membina calon-calon perwira TNI AD masa depan, menjadikan lembaga tersebut sebagai kawah candradimuka bagi kepemimpinan militer Indonesia.
Inspirasi Bagi Generasi Muda Sulut dan Indonesia
Penunjukan Mayjen Rano Tilaar menjadi simbol bahwa putra daerah mampu bersaing secara nasional, bahkan memegang jabatan strategis dalam pertahanan negara. Prestasinya menjadi inspirasi bagi generasi muda Sulawesi Utara — dan seluruh Indonesia — untuk terus berkarya di berbagai bidang.
Pesan-pesan dukungan pun mengalir dari berbagai lapisan masyarakat Sulawesi Utara, termasuk tokoh adat, pemuda, dan pemuka agama. Doa dan harapan agar sang jenderal selalu diberkati dalam menjalankan tugas pengabdian ramai disampaikan di media sosial.
“Selamat menjalankan tugas mulia, Pak Jenderal. Kiranya Tuhan Yesus senantiasa menyertai dan memberkati setiap langkah dalam pengabdian kepada Tanah Air,” tulis salah satu warga Sulut di media sosial.
baca juga : Bagaimana Teknologi Modern Mengoptimalkan Pengelolaan Perpustakaan?
Menjadi Teladan Lewat Semangat “Si Tou Timou Tumou Tou”
Dengan mengusung filosofi “Si Tou Timou Tumou Tou” (manusia hidup untuk memanusiakan orang lain), Mayjen TNI Rano Tilaar diharapkan mampu menjadi panutan dan inspirasi bagi para Taruna dan generasi muda Indonesia.
Di bawah kepemimpinannya, Akademi Militer diharapkan terus berkembang menjadi lembaga unggulan yang melahirkan perwira TNI yang tangguh, profesional, berkarakter, dan setia kepada NKRI.
penulis : Ginasti kurniasih trifosa