Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Jenderal TNI Tandyo Budi Revita sebagai Wakil Panglima TNI dalam upacara gelar pasukan Operasional dan Kehormatan Militer yang berlangsung di Pusdiklatpassu, Batujajar, Kabupaten Bandung Barat pada Minggu, 10 Agustus 2025.
baca juga:Bukan Cuma Montir, Lulusan TBSM Bisa Jadi Pebisnis!
Harapan Presiden Prabowo untuk Jenderal Tandyo sebagai Wakil Panglima TNI
Setelah resmi menjabat, Jenderal Tandyo menyampaikan bahwa Presiden Prabowo memberikan harapan besar agar dirinya dapat membantu Panglima TNI dalam memperkuat institusi TNI. Prabowo juga memberikan arahan khusus agar TNI selalu siap siaga dan siap melaksanakan operasi kapan pun dibutuhkan.
Sikap Profesional Jenderal Tandyo terhadap Tugas Baru
Jenderal Tandyo menegaskan dirinya sebagai seorang prajurit yang siap menjalankan tugas apapun dengan sebaik-baiknya. Kesiapannya mengemban jabatan Wakil Panglima TNI didasari semangat pengabdian dan profesionalisme militer.
Jejak Karier Militer Jenderal Tandyo Budi Revita
Sebelum dilantik menjadi Wakil Panglima TNI, Tandyo menjabat sebagai Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Wakil Kasad). Alumni Akademi Militer tahun 1991 ini memiliki rekam jejak panjang dengan berbagai jabatan strategis, antara lain:
- Komandan Tim Khusus Combat Intelligence Yonif Linud 330/Tri Dharma (1995)
- Komandan Batalyon Infanteri Linud 330/Tri Dharma (2011)
- Komandan Brigade Infanteri Linud 17/Kujang I (2011-2012)
- Asisten Operasi Kasdam VII/Wirabuana (2014)
- Komandan Resimen Induk Kodam IX/Udayana (2015)
- Komandan Materi Akademi Militer (2015)
- Komandan Korem 142/Taroada Tarogau
- Pejabat Paban III Sopsad dan Latga Sops TNI (2017-2018)
- Direktur Bela Negara Ditjen Potensi Pertahanan Kemhan (2018-2019)
- Direktur Rahasia Komunikasi dan Informasi Kemhan (2019-2021)
- Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Kemhan (2021-2023)
- Panglima Kodam IV/Diponegoro (2023-2024)
baca juga:Mahasiswa dan Dosen Teknokrat pamerkan Produk Penelitian Unggulan di KSTI Indonesia 2025
Pengabdian Lebih dari 30 Tahun untuk TNI
Pria kelahiran Surakarta, 21 Februari 1969 ini telah mengabdikan diri lebih dari tiga dekade dalam karier militer. Pengalaman dan kepemimpinannya yang luas di berbagai posisi strategis menjadi modal penting dalam mendukung tugasnya sebagai Wakil Panglima TNI.
penulis:dafa aditiya.f