Getafe sukses meraih kemenangan penting di markas Sevilla setelah menutup pertandingan dengan skor 2-0. Pertandingan yang berlangsung di Estadio Ramón Sánchez Pizjuán itu menjadi panggung bagi bintang muda Adrián Liso, yang mencetak dua gol dan memastikan Azulones pulang membawa tiga poin berharga. Kemenangan ini semakin mempertegas posisi Getafe di papan atas klasemen La Liga 2025/26, sekaligus menambah tekanan bagi Sevilla yang terus kesulitan menemukan konsistensi.
baca juga:IHSG Diprediksi Bergerak Mendatar di Tengah Tekanan Bursa Asia
Babak Pertama: Kejutan dari Getafe
Sejak menit awal, Sevilla mencoba tampil dominan dengan menguasai penguasaan bola. Ivan Rakitić dan Djibril Sow menjadi motor permainan di lini tengah, berusaha memberikan suplai bola kepada Youssef En-Nesyri. Namun, disiplin pertahanan Getafe membuat peluang Sevilla minim.
Justru Getafe yang lebih dulu menemukan celah. Pada menit ke-21, sebuah serangan balik cepat membuahkan hasil. Mason Greenwood melakukan pergerakan dari sisi kanan, melepaskan umpan silang terukur ke dalam kotak penalti, dan disambut oleh Adrián Liso dengan sontekan akurat. Bola meluncur mulus ke gawang Orjan Nyland dan mengubah skor menjadi 0-1 untuk tim tamu.
Gol tersebut mengejutkan para pendukung Sevilla. Tim tuan rumah mencoba merespons dengan meningkatkan intensitas serangan. Jesús Navas dan Marcos Acuña rajin melakukan overlap, menciptakan tekanan dari kedua sisi. Namun, upaya mereka masih mentah di kaki barisan bek Getafe yang tampil solid. Hingga babak pertama berakhir, skor tetap bertahan 0-1 untuk keunggulan Azulones.
Babak Kedua: Liso Jadi Pembeda
Sevilla langsung menekan begitu babak kedua dimulai. Mereka nyaris menyamakan kedudukan di menit ke-49 lewat sundulan En-Nesyri, tetapi David Soria tampil sigap melakukan penyelamatan. Ketika Sevilla asyik menyerang, Getafe kembali menunjukkan efektivitasnya.
Pada menit ke-63, kesalahan antisipasi Loïc Badé membuat bola jatuh di kaki Adrián Liso. Tanpa pikir panjang, pemain berusia 19 tahun itu melepaskan tembakan keras mendatar yang tak mampu dijangkau Nyland. Gol keduanya malam itu membuat Getafe unggul 2-0 dan membuat suasana stadion semakin tertekan.
Sevilla berusaha mengejar dengan memasukkan Lucas Ocampos dan Erik Lamela untuk menambah daya serang. Meski demikian, pertahanan Getafe tetap kokoh. Djene Dakonam dan Stefan Mitrović menjaga lini belakang dengan disiplin tinggi, membuat para penyerang Sevilla frustrasi. Hingga peluit panjang berbunyi, tidak ada gol tambahan yang tercipta dan Getafe memastikan kemenangan bersih 2-0.
Adrián Liso, Bintang Muda yang Bersinar
Kemenangan ini menjadi malam spesial bagi Adrián Liso. Pemain muda yang baru dipromosikan ke tim utama itu menunjukkan ketenangan luar biasa dalam penyelesaian akhir. Dua gol ke gawang Sevilla bukan hanya memastikan tiga poin bagi Getafe, tetapi juga menandai dirinya sebagai salah satu talenta muda paling menjanjikan di La Liga musim ini.
Performa Liso membuatnya mendapat banyak pujian, terutama karena ia mampu memanfaatkan peluang sekecil apapun dengan efektif. Keberadaannya menambah opsi serangan bagi José Bordalás, yang sebelumnya sangat bergantung pada Borja Mayoral. Dengan kombinasi Mayoral, Greenwood, dan Liso, lini depan Getafe kini terlihat semakin berbahaya.
Statistik Pertandingan
Secara statistik, Sevilla sebenarnya lebih unggul dalam penguasaan bola dengan catatan 57%. Mereka juga melepaskan 15 tembakan, tetapi hanya 4 yang tepat sasaran. Sebaliknya, Getafe tampil lebih efisien dengan 7 tembakan dan 5 di antaranya mengarah ke gawang, menghasilkan 2 gol.
David Soria kembali membuktikan dirinya sebagai salah satu kiper paling konsisten di La Liga dengan tiga penyelamatan penting. Sementara itu, lini pertahanan Getafe sukses membuat En-Nesyri mati kutu sepanjang laga.
Implikasi untuk Klasemen
Kemenangan ini membuat Getafe semakin kokoh di jalur Eropa. Dengan tambahan tiga poin, mereka kini berada di posisi lima besar dan hanya terpaut tipis dari Real Madrid yang ada di atasnya. Jika mampu mempertahankan konsistensi, Azulones berpeluang besar menembus zona Liga Champions.
Bagi Sevilla, kekalahan ini menambah daftar masalah yang harus segera diselesaikan. Performa inkonsisten membuat mereka tertahan di papan tengah, jauh dari ekspektasi untuk kembali bersaing di zona Eropa. Julen Lopetegui mendapat tekanan besar untuk segera memperbaiki lini pertahanan yang kerap menjadi titik lemah.
penulis:mudho firudin