Logo Universitas Teknokrat Indonesia

Sheffield Wednesday Singkirkan Leeds United Lewat Adu Penalti di Carabao Cup

Gambar untuk Sheffield Wednesday Singkirkan Leeds United Lewat Adu Penalti di Carabao Cup

Kejutan di Hillsborough: The Owls Tumbangkan Leeds Lewat Drama Adu Penalti

Sheffield Wednesday membuat kejutan besar di babak kedua Carabao Cup 2025 dengan menyingkirkan Leeds United melalui adu penalti yang berakhir 3-0. Dalam Derby Yorkshire yang penuh drama ini, Leeds gagal mencetak satu pun gol dari titik putih.

Jayden Bogle sempat menyamakan kedudukan untuk Leeds setelah gol bunuh diri kiper Karl Darlow memberi keunggulan awal bagi tuan rumah. Namun, performa gemilang kiper Ethan Horvath menjadi kunci kemenangan Sheffield Wednesday.

Baca juga:Puisi Tentang Keadaan Sekolah yang Singkat, Menyentuh Hati

Ethan Horvath Bersinar di Debut Kandang

Debut kandang Ethan Horvath tidak bisa lebih sempurna. Kiper asal Amerika Serikat ini tampil gemilang sepanjang pertandingan, menggagalkan banyak peluang Leeds, termasuk dua penyelamatan penalti di babak adu penalti. Dominic Calvert-Lewin turut memperburuk malam Leeds dengan menendang penaltinya jauh di atas mistar.

Horvath sendiri baru direkrut secara darurat dari Cardiff setelah Pierce Charles mengalami cedera. Namun, penampilannya yang solid langsung mencuri perhatian dan menjadi pahlawan kemenangan The Owls.


Sheffield Wednesday Tunjukkan Karakter di Tengah Krisis

Skuad Muda Tampil Tanpa Takut

Dengan hanya 12 pemain senior tersedia, manajer Henrik Pedersen harus mengandalkan pemain muda, termasuk lima remaja dan empat pemain berusia 20 tahun. Rata-rata usia skuad hanya 21 tahun. Namun, mereka menunjukkan semangat juang luar biasa dan mendapatkan tepuk tangan dari fans yang hadir saat turun minum.

Gol Jamal Lowe dan Tekanan Suporter ke Pemilik Klub

Gol pembuka dari Jamal Lowe di menit ke-63 tercipta setelah tendangannya lolos di antara kaki Karl Darlow. Ini menjadi momen penting dalam pertandingan yang berlangsung di tengah boikot sebagian fans terhadap pemilik klub, Dejphon Chansiri.

Kekecewaan suporter terhadap Chansiri masih membara, menyusul masalah finansial yang menyebabkan gaji pemain telat dibayarkan selama tiga bulan berturut-turut. Namun, performa malam itu memberikan secercah harapan bagi fans bahwa tim masih memiliki semangat bertarung tinggi.


Leeds Gagal Manfaatkan Dominasi, Calvert-Lewin Mengecewakan

Calvert-Lewin Buang Peluang Emas

Leeds tampil dominan dengan 21 tembakan sepanjang laga, namun hanya mampu mencetak satu gol. Pemain baru Dominic Calvert-Lewin menjadi sorotan negatif usai gagal mencetak gol saat memiliki peluang emas di masa injury time. Tendangannya dari jarak dekat melebar, dan di babak adu penalti, ia kembali mengecewakan dengan tendangan melambung.

Skuad Mahal Leeds Tak Mampu Menembus Pertahanan The Owls

Leeds datang ke laga ini sebagai tim Premier League yang baru promosi dan diperkuat banyak rekrutan top seperti Jaka Bijol, Lukas Nmecha, Sean Longstaff, dan Noah Okafor. Namun, pasukan Daniel Farke gagal menaklukkan pertahanan solid Sheffield Wednesday.


Analisis: Perjuangan dan Semangat Mengalahkan Nama Besar

Meskipun dihantui krisis keuangan dan minimnya pengalaman pemain muda, Sheffield Wednesday membuktikan bahwa semangat juang bisa mengalahkan status divisi dan harga pasar pemain. Penampilan mereka melawan Leeds bisa menjadi titik balik dalam musim yang diprediksi sulit.

Baca juga:Workshop Inovasi Robot Mobile dan Alat Pintar Deteksi Kebencanaan di SMA Negeri 2 Tulang Bawang Tengah


Jadwal Pertandingan Selanjutnya

Sheffield Wednesday

  • Laga Berikutnya: Menjamu Swansea City pada Sabtu, 30 Agustus pukul 15:00 BST di lanjutan Championship.
  • Target: Mencatat kemenangan pertama di liga usai hasil positif di Carabao Cup.

Leeds United

  • Laga Berikutnya: Menjamu Newcastle United di Elland Road pada Sabtu pukul 17:30 BST di lanjutan Premier League.
  • Tantangan: Bangkit setelah kekalahan memalukan dan memperbaiki efektivitas serangan.

Penulis: Nur aini