Film animasi Merah Putih: One For All (2025) menjadi sorotan menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia. Film berdurasi 70 menit ini mengangkat kisah heroik delapan anak dari berbagai latar budaya di Indonesia yang tergabung dalam "Tim Merah Putih" untuk menjaga bendera pusaka menjelang Hari Kemerdekaan. Namun, film ini menuai kritik tajam terkait kualitas animasinya.IDN Times+1
baca juga:Bernardo Tavares Ungkap Alasan Turunkan 5 Pemain U-23 di Laga PSM Makassar vs Persijap Jepara
Produksi dan Biaya
Film ini digarap oleh Perfiki Kreasindo, sebuah rumah produksi yang merupakan bagian dari Yayasan Pusat Perfilman H. Usmar Ismail. Sutradara dan penulis skenario adalah Endiarto dan Bintang Takari, dengan Endiarto juga bertindak sebagai produser eksekutif. Meskipun biaya produksinya diklaim mencapai Rp6,7 miliar, proses pengerjaan film ini hanya memakan waktu kurang dari sebulan .medcom.idRadar Kediri
Kontroversi Penggunaan Aset Digital
Salah satu hal yang menjadi sorotan adalah penggunaan aset digital siap pakai dalam pembuatan film ini. Beberapa elemen visual, seperti karakter dan latar belakang, diketahui dibeli dari platform seperti Daz3D dan Reallusion, bukan dibuat secara custom oleh tim produksi . Hal ini memicu kritik dari netizen yang merasa kualitas animasi film ini kurang memadai.Radar Kediri+1Solo Balapan+1
Tanggapan Produser
Menanggapi kritik tersebut, produser film ini, Toto Soegriwo, mengunggah komentar di Instagram yang menyatakan, "Senyumin aja. Komentator lebih pandai dari pemain. Banyak yang ambil manfaat juga kan? Postingan kalian jadi viral," .Radar Kediri+1
baca juga:Pengukuhan Mahasiswa Terbaik dan Teladan Bukti Komitmen Teknokrat Ciptakan SDM Unggul
Jadwal Tayang
Merah Putih: One For All dijadwalkan tayang di bioskop mulai 14 Agustus 2025, bertepatan dengan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Film ini akan tayang di beberapa jaringan bioskop, termasuk Cinema XXI.
Film ini mengangkat tema kebangsaan dan keberagaman budaya Indonesia, namun kualitas animasinya menjadi bahan perbincangan hangat di media sosial. Apakah film ini akan memenuhi ekspektasi penonton? Kita tunggu saja penayangannya.
penulis:Titin af-idatus soraya