Debut Xabi Alonso di Real Madrid dan Tantangan Awal
Xabi Alonso resmi menjadi pelatih Real Madrid menggantikan Carlo Ancelotti pada Mei 2025. Pelatih berusia 43 tahun ini memulai kiprahnya dengan membawa Los Blancos mencapai semifinal Piala Dunia Klub 2025, namun gagal meraih gelar setelah kalah 0-4 dari PSG.
baca juga:Bernardo Tavares Ungkap Alasan Turunkan 5 Pemain U-23 di Laga PSM Makassar vs Persijap Jepara
Xabi Alonso Menilai Skuad Perlu Perbaikan
Memasuki persiapan musim 2025-2026, Alonso merasa skuad Real Madrid masih membutuhkan dua tambahan pemain penting, terutama untuk menggantikan Rodrygo Goes yang berpotensi pergi dan untuk mengisi posisi gelandang yang kosong akibat kepergian Luka Modric.
Manajemen Real Madrid Tolak Penambahan Pemain Baru
Namun, keinginan Xabi bertolak belakang dengan keputusan manajemen klub yang menilai tidak ada pemain top yang memenuhi kriteria. Real Madrid secara tegas memutuskan tidak akan menambah pemain baru dan meminta Alonso untuk mengoptimalkan skuad yang ada, termasuk talenta dari akademi.
Upaya Mendatangkan Rodri Gagal karena Faktor Harga dan Cedera
Meski awalnya ada pembicaraan untuk merekrut gelandang Rodri dari Manchester City, negosiasi gagal karena mahalnya harga transfer dan riwayat cedera pemain tersebut. Selain itu, Man City berencana memperpanjang kontrak Rodri hingga 2029, membuat Real Madrid mundur dari perburuan.
Xabi Alonso Dituntut Beradaptasi dan Maksimalkan Pemain yang Ada
Dengan keputusan tersebut, Xabi Alonso harus beradaptasi dan memaksimalkan potensi pemain yang tersedia di skuad, menghadapi tekanan besar untuk tetap bersaing di semua kompetisi musim 2025-2026.
penulis:Titin af-idatus soraya