Dalam struktur kepolisian Indonesia, terdapat berbagai jenjang kepangkatan yang memiliki arti dan tanggung jawab masing-masing. Salah satu yang sering terdengar, terutama bagi anggota baru yang mengawali karier di kepolisian, adalah Bripda. Namun, banyak masyarakat masih belum mengetahui secara detail apa arti singkatan ini dan di mana posisinya dalam hierarki kepolisian.
Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang Bripda, mulai dari kepanjangannya, posisi pangkatnya, hingga tugas dan perannya dalam kepolisian.
baca juga:Singkatan AC Artinya Adalah: Bukan Cuma Pendingin Ruangan!
Apa Kepanjangan dari Bripda?
Bripda merupakan singkatan dari Brigadir Polisi Dua, yaitu salah satu pangkat di kepolisian Republik Indonesia. Pangkat ini termasuk dalam jenjang Bintara atau kepangkatan menengah di kepolisian.
Bripda biasanya disandang oleh anggota polisi yang baru saja lulus dari pendidikan kepolisian. Setelah resmi dilantik, mereka memulai kariernya dengan pangkat Bripda sebelum nantinya naik ke jenjang pangkat berikutnya seperti Briptu (Brigadir Polisi Satu), Brigadir Polisi (Brigpol), hingga Bripka (Brigadir Polisi Kepala).
Bripda Termasuk Pangkat Apa dalam Polisi?
Untuk memahami posisi Bripda, penting melihat struktur pangkat polisi di Indonesia. Berikut urutan kepangkatan polisi dari yang paling rendah hingga tinggi:
- Tamtama
- Bharada (Bhayangkara Dua)
- Bharatu (Bhayangkara Satu)
- Bharaka (Bhayangkara Kepala)
- Bintara
- Bripda (Brigadir Polisi Dua)
- Briptu (Brigadir Polisi Satu)
- Brigpol (Brigadir Polisi)
- Bripka (Brigadir Polisi Kepala)
- Bintara Tinggi
- Aipda (Ajun Inspektur Dua)
- Aiptu (Ajun Inspektur Satu)
- Perwira Pertama, Menengah, dan Tinggi (dari Ipda hingga Jenderal Polisi).
Dari struktur ini, bisa dilihat bahwa Bripda adalah pangkat pertama dalam golongan Bintara, sehingga menjadi pijakan awal bagi banyak anggota polisi untuk meniti karier.
Apa Tugas dan Peran Bripda dalam Kepolisian?
Meski berada di jenjang awal, seorang Bripda memegang peranan penting dalam operasional kepolisian. Beberapa tugas yang umumnya diemban oleh Bripda antara lain:
- Pelaksana lapangan dalam kegiatan pengamanan masyarakat, seperti patroli, pengaturan lalu lintas, hingga penjagaan.
- Mendukung penyelidikan dengan mengumpulkan informasi awal di lapangan.
- Melayani masyarakat dalam bentuk pelayanan administrasi maupun pengaduan.
- Mengawal kegiatan resmi atau pengamanan tertentu sesuai arahan atasan.
Peran Bripda lebih banyak bersentuhan langsung dengan masyarakat. Karena itu, mereka sering disebut sebagai wajah terdepan kepolisian dalam menjaga keamanan dan memberikan pelayanan publik.
Bagaimana Cara Menjadi Seorang Bripda?
Bagi yang bercita-cita menjadi polisi, Bripda adalah pintu masuk awal untuk meniti karier. Ada beberapa jalur yang bisa ditempuh, di antaranya:
- Lulus Pendidikan Bintara Polri setelah mengikuti seleksi nasional yang ketat.
- Mengikuti pendidikan dasar kepolisian yang meliputi kedisiplinan, hukum, hingga keterampilan taktis.
- Dilantik menjadi anggota resmi Polri dengan pangkat Bripda setelah menyelesaikan pendidikan.
Proses ini tidak mudah karena selain tes akademik dan kesehatan, calon anggota juga harus melewati tes psikologi dan kesamaptaan jasmani.
Mengapa Pangkat Bripda Penting untuk Dikenal?
Meskipun bukan pangkat tinggi, Bripda memiliki peran vital karena:
- Menjadi garda terdepan kepolisian dalam melayani masyarakat.
- Menjadi dasar pembentukan mental dan profesionalisme seorang polisi.
- Menjadi titik awal karier panjang menuju pangkat perwira yang lebih tinggi.
Dengan memahami arti dan posisi Bripda, masyarakat bisa lebih mengenali bagaimana sistem kepangkatan kepolisian bekerja serta menghargai peran mereka dalam menjaga keamanan dan ketertiban.
penulis:elsandria Aurora