Logo Universitas Teknokrat Indonesia

Singkatan s.d. dalam Bahasa Indonesia

Gambar untuk Singkatan s.d. dalam Bahasa Indonesia

Pengertian Singkatan s.d.

Dalam tata bahasa Indonesia, terdapat berbagai singkatan yang digunakan untuk mempersingkat kata atau frasa agar lebih efisien. Salah satunya adalah singkatan s.d. yang merupakan kependekan dari frasa sampai dengan. Singkatan ini sering digunakan dalam teks formal maupun nonformal untuk menunjukkan batas rentang waktu, tempat, atau hal lain yang memiliki titik awal dan titik akhir.

Singkatan s.d. termasuk dalam kategori singkatan yang berasal dari dua kata atau lebih yang masing-masing huruf depannya ditulis, lalu dipisahkan dengan tanda titik. Hal ini sesuai dengan kaidah penulisan singkatan dalam Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI).

baca juga:Universitas Teknokrat Indonesia Peringati HUT RI Ke-80, Rektor Ajak Mahasiswa Kuasai Ilmu, Industri, AI, Dan Miliki Karakter Mulia


Fungsi Singkatan s.d.

Singkatan s.d. memiliki fungsi utama untuk menyatakan batas rentang. Fungsi ini biasanya muncul dalam tiga konteks penggunaan, yaitu:

Menunjukkan Rentang Waktu

Singkatan s.d. paling banyak digunakan untuk menyatakan jangka waktu tertentu. Dalam dokumen resmi, jadwal, surat, hingga pengumuman, singkatan ini membantu memperjelas informasi tanpa perlu menuliskan kata “sampai dengan” secara utuh.
Contoh:

  • Pendaftaran berlangsung 10 Januari s.d. 20 Januari 2025.
  • Acara rapat dijadwalkan pukul 09.00 s.d. 12.00 WIB.

Menunjukkan Rentang Tempat atau Lokasi

Selain waktu, s.d. juga digunakan untuk menunjukkan rentang lokasi atau wilayah tertentu.
Contoh:

  • Jalan ditutup mulai dari simpang empat utama s.d. jembatan besar.
  • Perjalanan dimulai dari Jakarta s.d. Surabaya.

Menunjukkan Rentang Angka atau Nominal

Singkatan ini juga dapat dipakai untuk rentang angka, nilai, atau nominal tertentu.
Contoh:

  • Diskon berlaku untuk pembelian lima s.d. sepuluh produk.
  • Biaya pelatihan sebesar Rp500.000 s.d. Rp1.000.000.

Aturan Penulisan s.d.

Agar tidak salah, penulisan singkatan s.d. harus mengikuti kaidah bahasa Indonesia yang berlaku. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan:

  • Singkatan ditulis dengan huruf kecil karena bukan nama diri.
  • Setiap huruf singkatan diakhiri dengan tanda titik.
  • Tidak perlu diberi tambahan tanda hubung atau tanda garis, cukup dengan titik setelah huruf.
  • Singkatan ini ditulis di antara dua unsur yang menunjukkan batas, misalnya tanggal awal dan tanggal akhir, atau tempat awal dan tempat tujuan.

Contoh penulisan yang benar:

  • 1 Maret s.d. 10 Maret 2025.

Contoh penulisan yang salah:

  • 1 Maret sd 10 Maret 2025.
  • 1 Maret s/d 10 Maret 2025.
  • 1 Maret sd. 10 Maret 2025.

Kesalahan Umum dalam Penulisan s.d.

Dalam praktik sehari-hari, masih banyak kesalahan penulisan singkatan ini. Kesalahan yang paling sering muncul adalah penggunaan “s/d” tanpa titik. Bentuk tersebut sering dijumpai dalam papan pengumuman, dokumen, bahkan surat resmi. Padahal, menurut aturan resmi PUEBI, penulisan yang benar adalah s.d.

Selain itu, ada juga yang menuliskan singkatan ini dengan huruf kapital “S.D.”. Penulisan ini menimbulkan kebingungan karena “SD” atau “S.D.” lebih dikenal sebagai singkatan dari Sekolah Dasar. Oleh karena itu, penggunaan huruf kecil pada singkatan s.d. sangat penting agar tidak terjadi salah tafsir.


Pentingnya Menggunakan Singkatan dengan Benar

Penggunaan singkatan yang tepat sangat berpengaruh pada kejelasan sebuah teks, terutama dalam konteks formal seperti surat dinas, dokumen akademik, hingga pengumuman resmi. Dengan menulis s.d. sesuai kaidah, pesan yang disampaikan menjadi lebih profesional dan tidak menimbulkan ambiguitas.

Kesalahan kecil seperti penulisan “s/d” atau “sd” mungkin terlihat sepele, namun dalam dunia akademik maupun administratif hal itu bisa dianggap sebagai bentuk ketidakcermatan. Karena itu, penting bagi penulis, guru, mahasiswa, hingga pekerja kantoran untuk memahami aturan penulisan singkatan dengan baik.


Contoh Penerapan dalam Kalimat Formal

Agar lebih jelas, berikut beberapa contoh penggunaan singkatan s.d. dalam kalimat formal:

  • Ujian akhir semester dilaksanakan tanggal 15 Mei s.d. 25 Mei 2025.
  • Jalan tol ditutup mulai pukul 22.00 s.d. 05.00 WIB.
  • Penawaran harga berlaku untuk pembelian minimal 50 unit s.d. 100 unit.
  • Masa kontrak kerja karyawan berlaku 1 Januari s.d. 31 Desember 2025.

baca juga:Universitas Teknokrat Indonesia Peringati HUT RI Ke-80, Rektor Ajak Mahasiswa Kuasai Ilmu, Industri, AI, Dan Miliki Karakter Mulia


Contoh Penerapan dalam Kalimat Nonformal

Selain dalam teks resmi, singkatan ini juga bisa dipakai dalam percakapan sehari-hari yang ditulis, misalnya di chat atau catatan pribadi.

  • Libur sekolah mulai 20 Juni s.d. 10 Juli.
  • Tugas bisa dikumpulkan jam 08.00 s.d. 12.00.

Penggunaan dalam konteks nonformal tetap mengikuti aturan yang sama agar tulisan tetap rapi dan jelas.

penulis:mudho firudin