Episode Tayang SCTV Pukul 18.20 WIB
Galang Alami Halusinasi Parah, Lana Terkejut
Pada episode kali ini, sinetron Ketika Cinta Memanggilmu menampilkan kisah dramatis tentang Galang (Rafael Adinata), yang mengalami halusinasi parah selama pemeriksaan kejiwaan. Akibat kondisi mentalnya yang semakin menurun, Galang harus dilarikan ke rumah sakit di bawah penjagaan ketat pihak penjara. Lana merasa terkejut mengetahui bahwa kondisi Galang disebabkan oleh halusinasi yang intens, yang mempengaruhi fisik dan mentalnya.
Baca juga :Pemerintah Kucurkan BSU Rp600 Ribu untuk 15 Juta Pekerja Bergaji di Bawah Rp3 Juta
Amira Terganggu Secara Mental, Menyalahkan Aksa
Sementara itu, Amira juga mengalami gangguan mental setelah kehilangan Sasa. Meskipun fisiknya sehat, Amira merasa tertekan dan emosional, bahkan mulai menyalahkan Aksa atas kematian Sasa. Di tengah kesedihannya, Amira teringat perkataan Lian yang menyarankan bahwa jika ia tetap tinggal bersama Lian, mungkin bayi Sasa bisa diselamatkan.
Aksa, yang menyelidiki penyebab kematian Sasa, semakin merasa tertekan dengan tuduhan Amira. Ketegangan antara mereka semakin meningkat, dan hubungan mereka pun menjadi semakin renggang.
Ketegangan di Rumah: Lian Salah Paham dengan Aksa dan Talita
Sementara hubungan Aksa dan Amira semakin buruk, Lian terlibat dalam kesalahpahaman yang memperburuk situasi. Lian melihat Aksa dan Talita dalam situasi yang tampak mencurigakan, dan langsung menuduh mereka berselingkuh. Tuduhan ini menambah ketegangan yang ada di antara mereka, dan semakin mempersulit hubungan antara para karakter.
Baca juga :Pengukuhan Mahasiswa Terbaik dan Teladan Bukti Komitmen Teknokrat Ciptakan SDM Unggul
Tindakan Aksa dan Talita yang Tidak Disukai Amira
Aksa, yang merasa sedih dengan kondisi rumah tangganya, mencoba memperbaiki hubungan dengan Amira, namun Amira tetap menjaga jarak. Talita juga berusaha memberikan hiburan kepada Aksa, meskipun ia juga sesekali menyalahkan Amira atas keadaan ini. Sementara itu, Yuni merasa cemas melihat pertengkaran yang semakin meruncing.
Penulis :Naysila pramuditha azh zahra