Bagi siswa SMA/SMK/MA yang bercita-cita melanjutkan studi ke perguruan tinggi negeri (PTN), ada kabar baik! Mulai tahun 2023, sistem Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) hadir sebagai jalur seleksi baru yang menggantikan SNMPTN. Jalur ini memungkinkan siswa berprestasi untuk diterima di PTN tanpa melalui ujian tulis.liputan6.com+3detikcom+3liputan6.com+3liputan6.com+7duniapendidikan.net+7Ruangguru+7liputan6.com+2Gramedia+2
baca juga:Drama di Balik FIFA Banned PSM Makassar: PT LIB Sebut Belum Clear, Manajemen Klaim Beres
Apa Itu SNBP?
SNBP adalah singkatan dari Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi. Jalur seleksi ini menilai calon mahasiswa berdasarkan nilai rapor dan prestasi akademik maupun non-akademik yang telah dicapai selama masa sekolah menengah. Berbeda dengan SNMPTN yang sebelumnya digunakan, SNBP juga mencakup program diploma dan vokasi, serta diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi melalui Balai Pengelolaan Pengujian Pendidikan (BPPP). Situs SMAN 2 Kandangan+2Ruangguru+2detikcom+4Universitas Multimedia Nusantara+4Gramedia+4detikcom+1
Apa Saja Syarat untuk Mengikuti SNBP?
Untuk mengikuti SNBP, ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi, antara lain:detikcom+1
- Status Siswa: Peserta harus merupakan siswa SMA/SMK/MA atau sederajat yang sedang duduk di kelas terakhir pada tahun pendaftaran SNBP atau lulus pada satu tahun sebelumnya. Universitas Multimedia Nusantara+4liputan6.com+4detikcom+4
- Akreditasi Sekolah: Sekolah asal peserta harus terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Sekolah/Madrasah (BAN-S/M) atau lembaga akreditasi lain yang diakui oleh pemerintah. liputan6.com
- Nilai Akademik: Peserta harus memiliki nilai rapor yang memenuhi standar minimal yang ditetapkan oleh panitia SNBP. Biasanya, ini mencakup nilai semester 1 hingga 5 untuk siswa kelas 12, atau nilai semester 1 hingga 6 untuk lulusan tahun sebelumnya. liputan6.com+2Universitas Multimedia Nusantara+2
- Prestasi Non-Akademik: Meskipun tidak wajib, prestasi non-akademik seperti kejuaraan dalam kompetisi, kegiatan sosial, atau kepemimpinan organisasi dapat menjadi nilai tambah dalam proses seleksi. Situs SMAN 2 Kandangan+8liputan6.com+8liputan6.com+8
- Kesehatan dan Usia: Peserta harus dalam kondisi kesehatan yang memadai dan biasanya tidak lebih dari 25 tahun pada saat pendaftaran. liputan6.com
- Dokumen Lengkap: Peserta harus memiliki dokumen lengkap seperti ijazah, transkrip nilai, kartu identitas, dan dokumen pendukung lainnya yang dipersyaratkan. liputan6.com
Apa Bedanya SNBP dan SNBT?
Selain SNBP, ada juga jalur seleksi lain yang disebut Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT). Berikut perbandingan antara keduanya:liputan6.com+7detikcom+7detikcom+7Universitas Multimedia Nusantara+1
| Aspek | SNBP (Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi) | SNBT (Seleksi Nasional Berdasarkan Tes) |
|---|---|---|
| Dasar Seleksi | Nilai rapor dan prestasi akademik/non-akademik | Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) |
| Pendaftaran | Melalui sekolah | Individu |
| Kuota | Minimum 20% dari total daya tampung PTN | Minimum 40% dari total daya tampung PTN |
| Jenis Program | Sarjana, Sarjana Terapan, Diploma, Vokasi | Sarjana, Sarjana Terapan |
| Sistem Seleksi | Berdasarkan prestasi selama sekolah | Berdasarkan hasil UTBK |
Dengan perbedaan ini, siswa dapat memilih jalur yang sesuai dengan kondisi dan kemampuan masing-masing.
Mengapa SNBP Penting?
SNBP memberikan kesempatan bagi siswa berprestasi untuk melanjutkan pendidikan ke PTN tanpa harus melalui ujian yang menegangkan. Hal ini tentunya mengurangi beban psikologis siswa dan memberi peluang yang lebih luas bagi mereka untuk diterima di perguruan tinggi negeri. detikcom+8liputan6.com+8Gramedia+8
Selain itu, SNBP juga mendorong peningkatan kualitas pendidikan di tingkat menengah, karena sekolah akan termotivasi untuk menghasilkan lulusan yang berprestasi agar dapat meningkatkan peluang siswanya diterima di PTN melalui jalur SNBP. liputan6.com
penulis:Titin af-idatus soraya