Setelah satu dekade penuh kenangan di Tottenham Hotspur, Son Heung-min akhirnya melangkah ke babak baru dalam karier sepak bolanya. Bintang asal Korea Selatan itu kini resmi berseragam Los Angeles FC (LAFC) dengan rekor transfer terbesar dalam sejarah Major League Soccer (MLS).
baca juga:Kesulitan Tottenham Hotspur Menjuarai Trofi: Daniel Levy Bingung
Kenapa Son Memilih LAFC?
Dalam konferensi pers, Son mengakui bahwa LAFC bukan tujuan pertamanya. Namun, semuanya berubah setelah percakapan pribadi dengan co-president LAFC, John Thorrington.
“Kalau jujur, ini bukan pilihan utama saya. Tapi percakapan pertama dengan John setelah musim berakhir mengubah hati dan pikiran saya,” ujar Son.
“Dia menunjukkan saya arah yang seharusnya saya ambil. Sekarang saya di sini dan saya sangat senang.”
Son juga menambahkan bahwa dia datang ke Los Angeles bukan sekadar untuk bermain, tapi untuk menciptakan sejarah.
“Los Angeles punya sejarah panjang juara, dan saya datang untuk menulis bab berikutnya. Target saya jelas: angkat trofi dan memberikan segalanya untuk klub, kota, dan para fans.”
Berapa Biaya Transfer Son ke LAFC?
Menurut laporan dari BBC Sport, LAFC harus menggelontorkan lebih dari £20 juta untuk mendatangkan Son dari Tottenham. Angka ini memecahkan rekor transfer MLS sebelumnya — yaitu £16,5 juta yang dibayarkan Atlanta United untuk Emmanuel Latte Lath.
Kontrak Son bersama LAFC berdurasi dua tahun dengan opsi perpanjangan selama dua tahun tambahan.
Bagaimana Karier Son di Tottenham?
Selama 10 tahun bersama Tottenham Hotspur, Son mencetak 173 gol dari 454 pertandingan, menjadi salah satu ikon klub dan idola para fans. Salah satu momen puncaknya adalah saat menjadi kapten tim yang menjuarai Liga Europa dengan mengalahkan Manchester United — gelar pertama Spurs dalam 17 tahun terakhir.
Apa Kata Tottenham tentang Kepergian Son?
Ketua klub Tottenham, Daniel Levy, memberikan pernyataan emosional:
“Sonny adalah salah satu pemain terhebat yang pernah mengenakan seragam putih kebanggaan kami. Dia bukan hanya pemain yang luar biasa, tapi juga manusia yang luar biasa.”
“Dia telah menyentuh hati dan menginspirasi banyak orang di dalam dan luar klub. Sonny akan selalu dikenang dan kami doakan yang terbaik untuk masa depannya.”
baca juga:Universitas Teknokrat Indonesia Gelar Wisuda 2025: Cetak Lulusan Unggul dan Berdaya Saing Global
Apa Selanjutnya untuk Son di MLS?
Son akan memperkuat LAFC yang saat ini berada di peringkat ke-6 klasemen Wilayah Barat MLS. Ia juga akan reuni dengan mantan rekan setimnya di Spurs, Hugo Lloris, yang lebih dulu bergabung dengan klub tersebut.
Menariknya, Son hadir langsung menyaksikan kemenangan LAFC 2-1 atas Tigres UANL dalam laga Leagues Cup — momen yang semakin menegaskan bahwa ia siap memberi dampak besar untuk tim barunya.
penulis:Titin af-idatus soraya