Lando Norris kembali membuktikan kemampuannya di dunia balap Formula 1 dengan kemenangan luar biasa di Grand Prix Hungaria 2025. Berkat strategi pit stop satu kali yang berisiko, Norris berhasil menaklukkan Hungaroring dan mengalahkan rekan setimnya, Oscar Piastri, serta George Russell dari Mercedes yang finis di posisi ketiga.
Baca Juga: Barcelona Bungkam Daegu FC 5-0 di Laga Pramusim Asia 2025
Norris Raih Kemenangan dengan Strategi Pit Stop Satu Kali
Lando Norris mengungkapkan bahwa dirinya merasa sangat lelah setelah balapan, namun puas dengan hasil yang diraih. Dalam wawancara pasca balapan, Norris mengungkapkan bahwa strategi satu pit stop tidak direncanakan sejak awal, namun menjadi pilihan terbaik setelah lap pertama. Keputusan berani ini membawa hasil yang sangat menguntungkan bagi McLaren.
“Ini balapan yang berat. Kami tidak merencanakan strategi satu pit, tapi setelah lap pertama, itu jadi satu-satunya cara untuk kembali bersaing,” ujar Norris setelah balapan.
Meskipun sempat turun ke posisi kelima, Norris dan tim McLaren memutuskan untuk bertahan dengan strategi pit stop tunggal. Hal ini terbukti efektif, karena Norris bisa memanfaatkan kecepatan mobil untuk terus menekan para pesaingnya.
Piastri Menyusul Ketat, Namun Gagal Menyalip
Oscar Piastri yang memulai balapan dengan strategi dua pit, hampir berhasil menyalip Norris pada lap-lap terakhir. Ia mampu memangkas jarak dari 12 detik menjadi kurang dari satu detik. Namun, upayanya untuk menyalip di Tikungan 1 gagal, meski sudah berusaha semaksimal mungkin.
“Saya tahu saya harus menyalip di lintasan. Itu jauh lebih sulit dari yang terlihat, terutama di sirkuit teknikal seperti ini. Tapi saya sudah coba segalanya,” ujar Piastri, yang finis di posisi kedua.
George Russell Sukses Kembali Naik Podium, Namun Tak Puas dengan Hasil
George Russell, yang merupakan pebalap Mercedes, berhasil meraih podium ketiga setelah persaingan ketat dengan Charles Leclerc. Russell merasa puas dengan hasil ini, terutama setelah tim Mercedes mengalami performa yang fluktuatif sepanjang musim.
“Balapan ini cukup mengejutkan. Kami kembali menggunakan setelan lama, dan hasilnya lumayan,” kata Russell, yang juga merasa senang bisa kembali naik podium.
McLaren Meraih Kemenangan ke-200 di F1
Kemenangan Lando Norris ini juga menandai kemenangan ke-200 McLaren di ajang Formula 1, sebuah pencapaian besar bagi tim asal Woking. Dengan kemenangan ini, McLaren menunjukkan bahwa mereka masih menjadi ancaman serius di musim ini, terutama menjelang paruh kedua musim.
Piastri, yang masih memimpin klasemen sementara, kini hanya unggul sembilan poin dari Norris, memperlihatkan persaingan yang semakin ketat di dalam tim McLaren. Piastri menegaskan bahwa ia tidak khawatir dengan posisi klasemen, karena setiap balapan tetap sangat kompetitif.
Baca Juga: Virus Komputer: Cara Menghindari Bahaya yang Mengintai
Optimisme Lando Norris dan McLaren untuk Musim Depan
Lando Norris menutup wawancara dengan penuh optimisme dan berharap McLaren bisa mendominasi seperti Red Bull di tahun-tahun sebelumnya. “Saya berharap kami bisa mendominasi seperti Red Bull di tahun-tahun sebelumnya. Tapi tetap saja, setiap tim punya kekuatan masing-masing. Musim ini masih panjang,” kata Norris, yang sangat percaya dengan potensi timnya.
Dengan semangat juang yang tinggi, McLaren siap untuk terus bersaing di paruh kedua musim dan menunjukkan bahwa mereka adalah tim yang patut diperhitungkan di ajang Formula 1.
Penulis: Afira Farida Fitriani