Target dan Usulan Luas Lahan Cetak Sawah di Tarakan
Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) menargetkan luas lahan cetak sawah di Tarakan pada tahun 2025 mencapai 250 hektare. Namun, Pemerintah Kota Tarakan sebelumnya telah mengusulkan luas yang lebih besar, yakni 347 hektare.
Kepala Dinas Pertanian Tarakan, Edi Suriansyah, menjelaskan bahwa penentuan luasan akhir akan mempertimbangkan kesesuaian lahan, data tata ruang, serta kajian daerah irigasi yang melibatkan Balai Wilayah Sungai (BWS) V Kalimantan. Selain itu, sejumlah instansi terkait juga ikut dalam proses perencanaan.
baca juga : Lawan Jadi Rekan: Shuto Machino Bergabung dengan Kevin Diks di Borussia Monchengladbach
Survei Investigasi Desain (SID) Masih Berjalan
Saat ini, proses perencanaan cetak sawah di Tarakan masih berlangsung. Pemerintah Provinsi Kaltara telah menunjuk Universitas Mulawarman (Unmul) untuk melakukan Survei Investigasi Desain (SID). Survei ini telah dimulai sejak beberapa pekan lalu.
Hasil survei akan menjadi dasar penentuan luas lahan akhir yang siap dicetak menjadi sawah. Targetnya, hasil kajian dapat diperoleh pada akhir Juli atau awal Agustus 2025.
Persyaratan dan Tahapan Cetak Sawah
Sebelum pelaksanaan, ada sejumlah persyaratan teknis yang harus dipenuhi dalam program cetak sawah, di antaranya:
- Aspek sosial ekonomi.
- Spesifikasi geomatika, elevasi, dan vegetasi.
- Penutupan lahan dan kondisi tanah, termasuk lahan gambut.
- Aspek tata kelola air.
Edi Suriansyah menekankan bahwa kepemilikan lahan adalah faktor krusial. Kementerian Pertanian mengharuskan kejelasan status lahan agar tidak menimbulkan masalah hukum di kemudian hari.
Lahan yang Tidak Bisa Digunakan untuk Cetak Sawah
Beberapa jenis lahan tidak dapat digunakan dalam program ini, antara lain:
- Lahan berstatus Hak Guna Usaha (HGU).
- Lahan yang sudah memiliki izin pemanfaatan tertentu.
Untuk wilayah Tarakan, lahan yang direncanakan menjadi sawah adalah milik masyarakat dan akan dikerjakan oleh kelompok tani.
Lokasi dan Luas Lahan di Tarakan
Lahan cetak sawah di Tarakan tersebar di beberapa wilayah dengan total luas yang bervariasi, yaitu:
- Mamburungan
- Mamburungan Timur
- Kampung Sattu
- Kampung Enam
Total luas lahan di setiap lokasi berbeda-beda, dengan salah satu contohnya mencapai 19,16 hektare.
Pentingnya Program Cetak Sawah bagi Produksi Pangan
Program cetak sawah ini merupakan bagian dari kebijakan Kementerian Pertanian untuk membuka lahan baru sebagai upaya meningkatkan produksi padi dan mencapai swasembada pangan.
Menurut Edi Suriansyah, perluasan area sawah melalui program ini sangat penting agar luas baku sawah di Tarakan bertambah dan produktivitas pertanian meningkat.
penulis : elsandria