Logo Universitas Teknokrat Indonesia

Tempe dan Oncom Jadi Bintang Baru di Dunia Kuliner Global

Kategori: food
Gambar untuk Tempe dan Oncom Jadi Bintang Baru di Dunia Kuliner Global

Siapa sangka, makanan yang sering kita jumpai di warung tegal atau bahkan di meja makan sederhana di rumah, kini mulai mencuri perhatian dunia? Ya, tempe dan oncom, dua fermentasi kedelai dan ampas tahu khas Indonesia, perlahan tapi pasti menjelma menjadi bintang baru di panggung kuliner internasional. Bukan lagi sekadar lauk pendamping nasi, tempe dan oncom kini naik kelas, diolah menjadi berbagai hidangan inovatif dan digemari oleh para pecinta makanan sehat di berbagai belahan dunia.

Tempe, dengan teksturnya yang padat dan rasa kacang yang khas, kaya akan protein nabati, serat, dan berbagai vitamin serta mineral. Sementara oncom, yang memiliki cita rasa sedikit asam dan aroma khas hasil fermentasi, juga menawarkan manfaat kesehatan yang tak kalah menarik. Keduanya, tempe dan oncom, bukan hanya lezat, tetapi juga ramah lingkungan karena memanfaatkan bahan-bahan lokal dan proses produksi yang minim limbah.

Kenapa Tempe dan Oncom Mendadak Populer?

Ada beberapa faktor yang mendorong popularitas tempe dan oncom di kancah internasional. Pertama, meningkatnya kesadaran masyarakat global akan pentingnya pola makan sehat dan berkelanjutan. Tempe dan oncom, sebagai sumber protein nabati yang terjangkau dan ramah lingkungan, menjadi alternatif menarik bagi mereka yang ingin mengurangi konsumsi daging.

Kedua, semakin banyak koki dan pelaku industri makanan yang berani bereksperimen dengan bahan-bahan lokal dan tradisional. Mereka menciptakan hidangan-hidangan baru yang menggabungkan cita rasa Indonesia dengan teknik memasak modern, sehingga tempe dan oncom tampil dalam wajah yang lebih menarik dan menggugah selera.

Ketiga, peran media sosial dan influencer kuliner juga tidak bisa diabaikan. Unggahan foto dan video tentang hidangan tempe dan oncom yang kreatif dan menggoda, mampu menjangkau audiens yang lebih luas dan menginspirasi mereka untuk mencoba sendiri.

Tempe dan oncom juga memiliki fleksibilitas yang luar biasa dalam pengolahan. Keduanya bisa diolah menjadi berbagai macam hidangan, mulai dari tumisan sederhana, gorengan renyah, hingga hidangan utama yang mewah. Bahkan, kini kita bisa menemukan tempe dan oncom dalam bentuk burger, pizza, steak, hingga es krim!

Bagaimana Tempe dan Oncom Diolah di Luar Negeri?

Di berbagai negara, tempe dan oncom diolah dengan cara yang unik dan disesuaikan dengan selera lokal. Di Amerika Serikat, misalnya, tempe sering diolah menjadi burger vegetarian atau ditambahkan ke dalam salad. Sementara di Eropa, tempe sering diolah menjadi steak atau ditumis dengan sayuran segar.

Di Jepang, tempe bahkan diolah menjadi makanan penutup, seperti es krim atau mochi. Sedangkan oncom, meski belum sepopuler tempe, mulai banyak digunakan sebagai bahan dasar saus atau isian sandwich.

Apa Dampak Positif dari Popularitas Tempe dan Oncom?

Popularitas tempe dan oncom di kancah internasional tentu membawa dampak positif bagi Indonesia. Pertama, meningkatkan ekspor produk pertanian dan olahan pangan Indonesia. Semakin banyak negara yang mengimpor tempe dan oncom, semakin besar pula devisa yang masuk ke negara kita.

Kedua, memberdayakan petani dan pengrajin lokal. Meningkatnya permintaan tempe dan oncom, mendorong petani dan pengrajin untuk meningkatkan produksi dan kualitas produk mereka. Hal ini, pada gilirannya, dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan mereka.

Ketiga, mempromosikan budaya dan kuliner Indonesia ke seluruh dunia. Tempe dan oncom, sebagai bagian dari warisan kuliner Indonesia, menjadi duta bangsa yang memperkenalkan kekayaan cita rasa dan tradisi kita kepada masyarakat global.

Kedepannya, kita berharap tempe dan oncom bisa semakin mendunia dan menjadi ikon kuliner Indonesia yang dibanggakan oleh seluruh masyarakat. Mari kita terus mendukung dan mempromosikan produk-produk lokal Indonesia agar semakin dikenal dan digemari di seluruh dunia.

Beberapa contoh olahan tempe dan oncom di berbagai negara:

  • Amerika Serikat: Burger tempe, salad tempe, tempe bacon
  • Eropa: Steak tempe, tumis tempe dengan sayuran, sup oncom
  • Jepang: Es krim tempe, mochi tempe, oncom sebagai bahan dasar saus
  • Australia: Tempe goreng dengan saus kacang, tempe sebagai pengganti daging dalam taco