Estudiantes de La Plata berhasil meraih kemenangan dramatis 2-1 atas Huracán di Stadion UNO Jorge Luis Hirschi, dengan pemain Kolombia, Edwuin Cetré, menjadi bintang dalam kebangkitan tim tuan rumah. Dalam pertandingan yang dimulai dengan ketegangan dan kritik dari penggemar, Cetré memimpin Estudiantes untuk membalikkan keadaan dengan dua gol spektakuler.
Baca juga: Piala AFF U-23 2025: Kemenangan Filipina atas Brunei Jaga Peluang ke Semifinal
Pertandingan Dimulai dengan Ketinggalan
Pada babak pertama, Estudiantes kesulitan mengendalikan permainan, meskipun mendapat dukungan penuh dari para suporter. Huracán membuka skor pada menit ke-49 melalui Fabio Pereyra, membuat Estudiantes tertinggal 1-0. Penonton tuan rumah pun mulai menunjukkan ketidakpuasan mereka, dengan teriakan dan nyanyian yang menambah tekanan kepada pemain.
Cetré Menghadirkan Keajaiban
Namun, 19 menit memasuki babak kedua, Edwuin Cetré membuat gol ajaib untuk menyamakan kedudukan. Memanfaatkan umpan panjang Tiago Palacios, Cetré berada dalam posisi sulit dengan membelakangi gawang Sebastián Meza. Tanpa ragu, ia mengimprovisasi dengan tendangan salto spektakuler yang membuat Estudiantes kembali hidup dengan skor 1-1. Selebrasi emosionalnya setelah gol itu menunjukkan bahwa ia mengerti tekanan yang ada, namun gol tersebut adalah bukti ketangguhannya.
"Selebritas itu bukan ditujukan untuk siapa pun secara khusus, itu hanya ekspresi emosi saya," ungkap Cetré kepada ESPN, menanggapi selebrasi kontroversialnya.
Gol Kedua dan Kemenangan
Setelah mencetak gol pertama, Cetré melanjutkan perannya sebagai penggagas kemenangan. Ia mengirimkan umpan silang ke sisi kiri yang disundul oleh Alexis Castro ke gawang Huracán, memastikan kemenangan 2-1 untuk Estudiantes.
Reaksi Para Suporter dan Kinerja Estudiantes
Meski mengalami ketegangan selama pertandingan, kemenangan ini memberi harapan baru bagi Estudiantes. Penonton yang awalnya meragukan tim mereka setelah babak pertama yang mengecewakan, akhirnya mengalihkan kemarahan mereka menjadi dukungan ketika Cetré dan rekan-rekannya membalikkan keadaan. Namun, meskipun kemenangan ini menghapus beberapa ketegangan, tetap ada perasaan tidak puas dari suporter yang merasa tim mereka belum bermain secara maksimal.
Penampilan Cetré dan Masa Depannya
Sejak bergabung dengan Estudiantes pada 2024 dari Independiente Medellín, Cetré telah menunjukkan potensi besar, namun konsistensinya mulai dipertanyakan pada 2025. Meski baru-baru ini menunjukkan performa yang menjanjikan, waktu bermainnya semakin berkurang di bawah pelatih Eduardo Domínguez. Rumor kepergiannya mulai berkembang, dengan Peñarol di Uruguay tertarik untuk merekrutnya, meskipun kembalinya ke liga Kolombia tetap menjadi opsi yang lebih realistis.
Penampilan spektakuler Cetré ini menjadi bukti bahwa ia masih memiliki kemampuan luar biasa untuk membawa Estudiantes bangkit, bahkan dalam situasi yang penuh tekanan.
Penulis: Kayla Maharani