Rating Pemain Liverpool vs Crystal Palace: Wajah Baru Menarik, Tapi Apa Kabar Para Veteran?
Liverpool harus menerima kekalahan dari Crystal Palace di laga Community Shield yang berlangsung Minggu malam. Pertandingan berakhir imbang 2-2 selama 90 menit sebelum The Eagles berhasil menang lewat adu penalti. Kekalahan ini menandai kegagalan Liverpool membuka musim baru dengan kemenangan yang biasanya jadi tradisi.
Baca juga : Teknologi Modern di Perpustakaan: Membawa Akses Buku ke Ujung Jari
Performa Gemilang Pemain Baru Liverpool
Liverpool membuka pertandingan dengan sangat apik. Hanya dalam empat menit, gol pembuka hadir dari salah satu wajah baru mereka. Setelah serangkaian operan yang melibatkan sembilan pemain dan berjumlah 22 kali, Hugo Ekitike mendapatkan bola dari Florian Wirtz di sisi kiri. Ekitike menunjukkan kelihaian dengan melewati beberapa pemain bertahan Palace dan melepaskan tembakan melengkung yang menaklukkan kiper Dean Henderson.
Tidak lama setelah itu, Liverpool kembali unggul lewat gol dari pemain baru lainnya, Jeremie Frimpong. Dia melaju di sisi kanan dan memberikan umpan silang yang akhirnya melayang masuk ke gawang lawan tanpa bisa dijangkau kiper Henderson.
Kesalahan di Lini Belakang Jadi Biaya Mahal Liverpool
Meskipun memulai dengan baik, Liverpool harus membayar mahal atas beberapa kesalahan di lini belakang. Jean-Philippe Mateta yang lolos dari jebakan off-side sempat gagal menaklukkan Alisson, namun serangkaian insiden membuat Palace mendapat penalti. Virgil van Dijk melakukan tekel yang menyebabkan penalti, dan Mateta berhasil menyamakan skor.
Menjelang akhir babak kedua, Ismaila Sarr mencetak gol kedua Palace usai melepaskan tembakan keras melewati Van Dijk dan kiper Liverpool. Liverpool beruntung karena Milos Kerkez berhasil melakukan tekel penting untuk mencegah gol tambahan Sarr.
Adu Penalti Menentukan Kemenangan Palace
Skor 2-2 bertahan hingga akhir pertandingan, dan pemenang ditentukan melalui adu penalti. Sayangnya, Liverpool gagal memaksimalkan tiga tendangan penalti yang dilakukan Mohamed Salah, Alexis Mac Allister, dan Harvey Elliott. Palace pun keluar sebagai pemenang dengan skor 3-2 dalam adu penalti.
Penilaian Individu Pemain Liverpool
Kiper dan Lini Pertahanan
Alisson Becker (6/10)
Menunjukkan performa cukup baik dengan beberapa penyelamatan penting, termasuk menggagalkan peluang Mateta satu lawan satu.
Jeremie Frimpong (7/10)
Bek kanan anyar ini tampil agresif dan berbahaya dengan serangannya di sisi kanan. Meskipun golnya beruntung, kontribusinya sangat terasa sepanjang pertandingan.
Ibrahima Konate (6/10)
Bertarung sengit dengan striker Palace, sering kali membuat Palace kesulitan meski beberapa insiden nyaris berujung penalti.
Virgil van Dijk (3/10)
Penampilan kurang maksimal. Kesalahan tekel yang menyebabkan penalti dan kegagalan menutup ruang membuatnya mendapat nilai rendah.
Milos Kerkez (6/10)
Memberi energi positif di sisi kiri dan melakukan tekel penting yang menggagalkan peluang Sarr. Digantikan oleh Robertson.
Lini Tengah
Curtis Jones (6/10)
Menggantikan Ryan Gravenberch, Jones menyelesaikan semua umpannya tetapi masih terlihat belum natural dalam pengendalian bola.
Dominik Szoboszlai (6/10)
Memberikan variasi dengan umpan diagonal panjang, membantu menjaga ritme saat Palace menekan.
Florian Wirtz (8/10)
Rekrutan mahal yang menunjukkan kualitas dengan serangkaian umpan impresif dan assist untuk gol pembuka.
Lini Serang
Mohamed Salah (5/10)
Penampilan kurang memuaskan dari sang bintang. Gagal memanfaatkan peluang emas dan juga gagal dalam adu penalti.
Hugo Ekitike (8/10)
Penampilan mengesankan sebagai wajah baru dengan gol pembuka yang spektakuler. Meski kehilangan beberapa peluang, tetap menunjukkan kualitas.
Cody Gakpo (5/10)
Performa kurang konsisten, termasuk kesalahan dalam serangan balik. Posisinya kini terancam dengan potensi kedatangan Alexander Isak. Menyumbang gol dalam adu penalti.
Baca juga : Mahasiswa dan Dosen Teknokrat pamerkan Produk Penelitian Unggulan di KSTI Indonesia 2025
Kesimpulan: Harapan dari Pemain Baru, Tantangan dari Para Veteran
Pertandingan Community Shield ini menunjukkan wajah baru Liverpool yang menjanjikan dengan pemain seperti Ekitike, Wirtz, dan Frimpong yang mampu memberikan energi dan kontribusi nyata. Namun, sisi lain, para pemain senior seperti Virgil van Dijk dan Mohamed Salah masih harus memperbaiki performa untuk menjaga stabilitas tim.
Kekalahan di pertandingan pembuka ini menjadi pelajaran penting bahwa konsistensi dan koordinasi, terutama di lini belakang, harus segera diperbaiki jika Liverpool ingin bersaing di musim yang akan datang.
Penulis : adilah az-zahra