Logo Universitas Teknokrat Indonesia

Tiga Dekade Cinta Melly Goeslaw dan Anto Hoed: Rayakan Anniversary ke-30 dengan Nuansa Adat Sunda

Kategori: hiburan
Gambar untuk Tiga Dekade Cinta Melly Goeslaw dan Anto Hoed: Rayakan Anniversary ke-30 dengan Nuansa Adat Sunda

Perayaan 30 Tahun Pernikahan di Bandung

Pasangan musisi ternama Melly Goeslaw dan Anto Hoed baru saja merayakan momen istimewa pernikahan mereka yang ke-30 tahun. Perayaan penuh cinta ini digelar pada Minggu, 10 Agustus 2025 di Bumi Permasih, Jalan Gegerkalong Hilir No. 184, Bandung, dengan nuansa adat Sunda yang kental.

Baca juga:"Mengapa Etika Profesi Menjadi Landasan Utama Kesuksesan Karier Anda?"

Pakaian Adat Sunda: Bak Pengantin Baru

Dalam acara tersebut, Melly dan Anto tampil serasi mengenakan busana pengantin adat Sunda berwarna putih, menciptakan suasana sakral dan penuh kehangatan. Keduanya tampak bahagia mengenang perjalanan rumah tangga yang telah dimulai sejak 4 Agustus 1995.

Kilas Balik Awal Pernikahan: Sederhana Tapi Penuh Makna

Melly mengungkapkan bahwa pernikahan mereka 30 tahun lalu digelar secara sederhana.

“Waktu itu kami belum punya pekerjaan tetap, hanya bermodalkan semangat bermusik,” ujar Melly kepada awak media.

Mereka dikaruniai dua putra, yaitu Anakku Lelaki Hoed (Ale) yang lahir pada 22 Agustus 2000, dan Pria Bernama Hoed (Abe) yang lahir pada 9 Mei 2003.

Rayakan Bersama 10 Pasangan Lewat Program Kawin Massal

Tak hanya untuk merayakan cinta mereka, Melly dan Anto juga menjadikan momen ini sebagai bentuk kepedulian sosial dengan menghadirkan program kawin massal yang melibatkan 10 pasangan.

“Tanggal nikahnya beda-beda karena menyesuaikan administrasi KUA wilayah masing-masing, tapi kami satukan perayaannya,” jelas Melly.

Alasan Baru Dirayakan di Tahun ke-30

Melly menuturkan bahwa perayaan ulang tahun pernikahan ke-25 tidak sempat digelar karena bertepatan dengan masa pandemi Covid-19.

“Waktu itu tahun 2020, pandemi melanda. Padahal biasanya orang merayakan ulang tahun pernikahan ke-25 atau pernikahan perak. Sekarang 30 tahun, disebutnya pernikahan mutiara, jadi kami ingin merayakannya lebih spesial,” katanya.

Baca juga:Rektor IPB University Arif Satria Puji Digital Smart Composter Inovasi Tim Dosen-Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia

Cerita Manis: Dari Celengan Hingga Air Mata

Dalam suasana haru, Melly mengenang masa-masa sulit di awal pernikahan. Salah satu kisah yang menyentuh hati adalah ketika ia harus menggunakan uang celengan hanya untuk membeli body lotion.

“Kulit saya putih tapi kering banget, jadi perlu lotion. Tapi kami benar-benar tidak punya uang, akhirnya ambil dari celengan. Itu jadi kenangan yang tidak terlupakan,” kenangnya.

Menyanyikan Lagu “Sampai Menutup Mata” Penuh Emosi

Salah satu momen paling mengharukan adalah ketika Melly menyanyikan lagu “Sampai Menutup Mata”, lagu yang dikenal sebagai simbol cinta abadi.

“Lagu itu sangat personal, tentang cinta yang tulus sampai akhir hayat. Kami sudah sama-sama 51 tahun, bukan pasangan muda lagi. Yang paling menakutkan sekarang bukan bertengkar, tapi ditinggal atau meninggalkan,” ungkap Melly dengan mata berkaca-kaca.

Filosofi Cinta: Menerima Kekurangan dan Keburukan

Menutup perayaan, Melly menyampaikan pesan penting soal hubungan rumah tangga. Ia menekankan pentingnya saling menerima kekurangan pasangan sebagai kunci untuk mempertahankan hubungan dalam jangka panjang.


Penulis:Zaskia amelia