Tiga berita paling hangat di kanal Politik pada Senin, 11 Agustus 2025 pukul 23.59 WIB, telah mencuri perhatian pembaca. Berita-berita ini mencakup momen mengejutkan Gibran Rakabuming yang tidak menyapa menteri, klarifikasi dari Jusuf Kalla, serta pengumuman PDIP tentang kejutan besar terkait posisi Sekretaris Jenderal. Berikut adalah ringkasan lengkap dari tiga berita politik terpopuler:
Baca juga : Perakitan Komputer Panduan Menghindari Kesalahan Fatal
1. Gibran Tak Salami Menteri dalam Upacara Gelar Militer
Dalam sebuah upacara gelar pasukan di Lapangan Udara Suparlan, Batujajar, Gibran Rakabuming, Wakil Presiden Indonesia, menjadi sorotan media setelah ia tidak menyalami sejumlah menteri saat hadir di acara tersebut. Pada rekaman siaran langsung yang disiarkan di YouTube Sekretariat Presiden, Gibran tampak berjalan melewati beberapa pejabat, termasuk Menteri Koordinator Infrastruktur dan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, serta Menteri Koordinator bidang Pemberdayaan Manusia Muhaimin Iskandar tanpa berjabat tangan.
Namun, Gibran sempat bersalaman dengan Kepala Staf TNI dan Jaksa Agung. Menanggapi hal ini, Bahlil Lahadalia menjelaskan bahwa ia dan Gibran sebenarnya satu rombongan dalam perjalanan menuju Batujajar. "Saya satu kereta sama Gibran. Pulangnya juga satu kereta, duduk bersebelahan," ungkap Bahlil.
2. Jusuf Kalla Klarifikasi Tidak Pernah Bertemu Silfester Matutina
Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla mengklarifikasi kabar yang beredar terkait relawan Jokowi, Silfester Matutina, yang mengaku telah bertemu dengannya untuk menyelesaikan kasus fitnah. Kalla menegaskan bahwa ia tidak pernah bertemu Silfester dan tidak menerima permohonan maaf dari relawan tersebut.
Silfester Matutina, yang terjerat kasus hukum akibat fitnah terhadap Kalla, sudah dijatuhi hukuman penjara selama 1,5 tahun di tingkat kasasi. Dalam klarifikasinya, Kalla menyatakan bahwa tidak ada permintaan maaf dari Silfester, yang merasa siap menjalani proses hukum, termasuk menjalani hukuman jika diperlukan.
3. PDIP Siapkan Kejutan Terkait Posisi Sekretaris Jenderal
Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) tengah mempersiapkan sebuah kejutan besar terkait jabatan Sekretaris Jenderal yang sebelumnya dipegang oleh Hasto Kristiyanto. Ketua DPP PDIP Puan Maharani mengungkapkan bahwa partainya sedang mempersiapkan perubahan besar terkait struktur partai, termasuk mengganti Hasto dengan figur baru.
Puan tidak mengungkapkan lebih lanjut siapa yang akan menggantikan Hasto, tetapi ia menegaskan bahwa kejutan tersebut akan segera terungkap. Ganjar Pranowo, Ketua DPP PDIP Bidang Otonomi Daerah, juga memastikan bahwa jabatan Sekretaris Jenderal yang kini dijabat oleh Ketua Umum Megawati Soekarnoputri tidak akan permanen.
Ketegangan politik dalam PDIP semakin memanas setelah Hasto menjadi terdakwa dalam kasus suap, meskipun akhirnya mendapat amnesti dari Presiden Prabowo Subianto. Penggantian Hasto diharapkan menjadi bagian dari penataan ulang struktur internal partai menjelang Pemilu 2024.
Kesimpulan: Berita Politik yang Menarik Perhatian Pembaca
Ketiga berita ini menunjukkan dinamika politik yang terus berkembang di Indonesia. Mulai dari hubungan antara Gibran dengan menteri, klarifikasi dari Jusuf Kalla terkait kasus fitnah, hingga perubahan besar yang dipersiapkan oleh PDIP untuk menggantikan Sekretaris Jenderal partainya. Kejutan-kejutan ini menjadi topik hangat yang menarik perhatian pembaca, dan mempengaruhi jalannya politik Indonesia menuju Pemilu mendatang.
Penulis : adilah az-zahra