Linus Torvalds, kepala pengembang Linux, memberikan kritik keras terhadap seorang kontributor kernel yang terlambat mengirimkan patch untuk sistem RISC-V pada Linux 6.17. Dalam sebuah surat terbuka yang penuh kecaman, Torvalds menyoroti kualitas buruk dari kode yang disertakan dalam patch tersebut, yang bahkan dianggapnya sebagai "sampah". Kritik ini menunjukkan sikap keras Torvalds terhadap pengembangan kernel yang lambat dan kualitas kode yang buruk, meskipun dia sebelumnya sudah berusaha untuk lebih kalem.
baca juga:Mickey Mouse di The Shilla Duty Free Ciptakan Petualangan Belanja Magis
Keterlambatan dan Kualitas Kode yang Mengundang Kecaman
Torvalds menanggapi pengiriman patch RISC-V yang terlambat hanya satu hari sebelum jendela penggabungan ditutup. Hal ini menyebabkan protes keras dari Torvalds yang menganggap patch tersebut tidak memenuhi standar kualitas yang diharapkan. Salah satu keluhan utama Torvalds adalah kode tambahan yang dinilai terlalu rumit dan membingungkan, seperti fungsi pembantu untuk mengonversi bilangan 16-bit ke 32-bit.
- Kritik Terhadap Fungsi Pembantu yang Tidak Berguna
Torvalds menilai fungsi pembantu yang disertakan dalam patch tersebut tidak hanya terlambat, tetapi juga tidak berguna dan terlalu rumit. Menurut Torvalds, fungsi sepertimake_u32_from_two_u16()justru membuat kode semakin buruk, bukannya memperbaikinya. Kode ini dianggap membuat pengguna kesulitan memahami urutan kata yang seharusnya mudah dipahami. - Keterlambatan yang Mengganggu Proses Pengembangan
Keterlambatan dalam pengiriman patch juga menjadi perhatian utama Torvalds. Ia mengingatkan pengembang untuk tidak lagi mengirimkan permintaan penarikan kode yang terlambat dan memastikan bahwa setiap kontribusi kode harus dikirimkan tepat waktu agar tidak mengganggu kelancaran pengembangan.
Respons Dabbelt dan Permintaan Maaf
Setelah mendapat kritik tajam dari Torvalds, Palmer Dabbelt, kontributor dari Meta yang mengirimkan patch tersebut, mengakui kekurangannya dan meminta maaf. Dabbelt mengakui bahwa ia kurang fokus akhir-akhir ini dan menjanjikan untuk menghindari keterlambatan di masa depan serta meningkatkan kualitas kode yang dia kirimkan.
Solusi dan Harapan untuk Pengembangan Kernel di Masa Depan
Torvalds menegaskan bahwa jika patch ini ingin diterima dalam pengembangan Linux, mereka harus dikirimkan lebih awal dalam jendela penggabungan dan tanpa menyertakan "sampah" yang tidak berguna. Pengguna yang menantikan fitur dan perbaikan dari patch ini harus menunggu setidaknya hingga versi Linux 6.18, dengan syarat patch berikutnya dikirimkan lebih awal dan dengan kualitas yang lebih baik.
- Kunci Sukses: Pengiriman Tepat Waktu dan Kualitas Kode
Untuk memastikan pengembangan kernel yang lancar, Torvalds menekankan pentingnya pengiriman patch tepat waktu dan kualitas kode yang tinggi. Hal ini tidak hanya untuk menjaga efisiensi, tetapi juga untuk mencegah kerusakan yang dapat ditimbulkan oleh kode yang buruk.
penulis:dafa aditiya.f