Logo Universitas Teknokrat Indonesia

Trump Minta Ukraina-Rusia Harus Tukar Guling Wilayah buat Berdamai

Gambar untuk Trump Minta Ukraina-Rusia Harus Tukar Guling Wilayah buat Berdamai

Presiden AS Donald Trump Usulkan Tukar Guling Wilayah Sebagai Solusi Perang Ukraina-Rusia

Pada Senin, 11 Agustus 2025, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengusulkan sebuah solusi untuk mengakhiri perang antara Ukraina dan Rusia, yaitu dengan melakukan pertukaran wilayah antara kedua negara. Dalam jumpa pers di Gedung Putih, Trump menyampaikan bahwa usulan ini akan dibahas lebih lanjut dalam pertemuannya dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Alaska pada Jumat, 15 Agustus 2025.

baca juga:Ribuan Peserta Ramai Jalan Sehat Rayakan Anniversary ke-28 Super Indo

Pertukaran Wilayah sebagai Langkah Kebaikan untuk Ukraina

Trump menyatakan bahwa setelah berbicara dengan berbagai pihak, termasuk Rusia, ia meyakini bahwa pertukaran wilayah ini adalah langkah yang diperlukan demi kebaikan Ukraina. Menurutnya, Rusia telah menduduki wilayah-wilayah vital Ukraina, dan oleh karena itu, pertukaran wilayah ini menjadi syarat untuk menghentikan perang secara menyeluruh.

Tanggapan Negatif dari Ukraina, Rusia, dan Eropa

Meskipun Trump mendukung ide ini, baik Rusia maupun Ukraina tampaknya tidak tertarik dengan usulan tersebut. Negara-negara Eropa juga menyatakan keberatan mereka terhadap pertukaran wilayah, karena khawatir hal ini dapat menambah masalah keamanan bagi negara-negara Barat di masa depan. Saat ini, Rusia menguasai sekitar seperlima wilayah Ukraina, sementara Ukraina hampir tidak memiliki kendali atas wilayah Rusia.

baca juga:Rektor UTI mendapatkan ucapan Selamat dari Prof. Brian Yuliarto, S.T., M.Eng., Ph.D. Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti Saintek) RI

Pertemuan Tiga Pihak: Trump, Putin, dan Zelensky

Pertemuan yang dijadwalkan antara Trump dan Putin akan melibatkan juga Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dalam sesi perundingan tiga arah. Trump menjanjikan bahwa hasil pertemuan tersebut akan langsung disampaikan kepada para pemimpin Eropa.

penulis:dafa aditiya.f