Striker Asal Swedia Laporkan Diri Usai Jalani Latihan Pribadi di Spanyol
Alexander Isak resmi kembali ke tempat latihan Newcastle United pada Senin pagi, setelah beberapa hari berlatih secara mandiri di Real Sociedad, mantan klubnya di Spanyol. Kepulangannya ke Inggris terjadi hanya dua hari setelah tawaran dari Liverpool senilai lebih dari £110 juta ditolak oleh Newcastle.
Isak menghabiskan lebih dari tiga jam di tempat latihan untuk menerima perawatan atas cedera paha ringan. Sementara itu, pelatih Eddie Howe dan tim utama masih dalam perjalanan pulang dari tur pramusim di Asia.
baca:Microsoft Authenticator Tidak Akan Hilang—Namun Kata Sandinya Akan Hilang
Liverpool Tawarkan Lebih dari £110 Juta, Newcastle Tetap Tegas
Liverpool mengajukan tawaran awal sebesar £110 juta plus bonus, namun total paket tersebut belum menyentuh angka £120 juta. Newcastle menolak penawaran tersebut, dan menetapkan harga minimum £150 juta untuk Isak.
Sebagai langkah antisipasi, klub telah mengajukan tawaran £70 juta kepada RB Leipzig untuk mendatangkan striker Benjamin Sesko sebagai calon pengganti.
Benjamin Sesko Jadi Target Utama, Manchester United Juga Berminat
Newcastle bersaing ketat dengan Manchester United untuk mendapatkan tanda tangan Benjamin Sesko. Leipzig sendiri mengonfirmasi bahwa beberapa klub telah melakukan pendekatan serius untuk penyerang muda asal Slovenia tersebut.
Sementara itu, RB Leipzig juga menunjukkan ketertarikan terhadap striker MU, Rasmus Hojlund, dengan menjajaki kemungkinan peminjaman.
Howe: Isak Harus Perbaiki Sikap, Tidak Otomatis Kembali ke Skuad
Pelatih Eddie Howe memberikan komentar tajam mengenai tindakan Isak yang pergi ke Spanyol tanpa izin. Ia menegaskan bahwa Isak harus "mendapatkan hak" untuk kembali ke tim utama, bukan langsung bergabung tanpa klarifikasi.
“Kami adalah Newcastle United. Pemain memiliki tanggung jawab untuk bersikap profesional dan menjadi bagian dari tim,” kata Howe.
“Tidak ada pemain yang bisa bertingkah seenaknya dan berharap langsung kembali berlatih bersama skuad.”
Howe juga menyatakan bahwa dirinya hanya mengetahui keberadaan Isak dari media, bukan dari sang pemain secara langsung. Hal ini menambah ketegangan dalam hubungan mereka.
Statistik Membuktikan: Mengapa Liverpool Inginkan Isak
Menurut Sky Sports Data Editor, Alexander Isak adalah salah satu penyerang paling produktif di Liga Premier musim lalu dengan 23 gol, hanya kalah dari Mohamed Salah.
Ia juga mencatatkan expected goals (xG) sebesar 20,42, yang berarti penyelesaian akhirnya sangat efisien. Selain itu, Isak mencetak enam gol dari luar kotak penalti, memperlihatkan teknik dan jangkauan tembakan yang luar biasa.
Newcastle Terus Cari Pengganti Isak, Yoane Wissa Masih Dalam Radar
Selain Sesko, Yoane Wissa dari Brentford juga masuk dalam daftar incaran. Namun, proses negosiasi belum menemui titik terang. Newcastle sempat kalah bersaing dalam perburuan beberapa target seperti Liam Delap, Hugo Ekitike, dan Joao Pedro.
Dengan Callum Wilson sudah hengkang, hanya Will Osula yang tersedia sebagai striker senior dalam tur pramusim.
Howe: Kami Hanya Ingin Pemain Berkualitas Tinggi
Howe menegaskan bahwa Newcastle berkomitmen mencari pemain dengan kualitas tinggi, bukan sekadar menambah jumlah pemain.
“Kualitas lebih penting daripada kuantitas. Kami mencari pemain terbaik yang bisa kami dapatkan, di posisi mana pun. Itu tidak akan berubah hingga jendela transfer ditutup,” ujarnya.
Howe juga mengakui bahwa bursa transfer musim panas ini sangat menantang, tetapi Newcastle tetap optimis bisa memperkuat tim dengan perekrutan yang tepat.
baca:Pengukuhan Mahasiswa Terbaik dan Teladan Bukti Komitmen Teknokrat Ciptakan SDM Unggul
Laga Panas di Depan Mata: Newcastle vs Liverpool, 25 Agustus
Pertemuan antara Newcastle dan Liverpool akan menjadi sorotan utama Monday Night Football pada 25 Agustus, disiarkan langsung oleh Sky Sports. Laga ini bisa menjadi penentu masa depan Isak – apakah masih mengenakan seragam Newcastle, atau menghadapi mantan klubnya?
penulis:inziria