Bergabung di Prodi Linguistik Sekolah Pascasarjana UPI
Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) resmi menetapkan Ustaz Adi Hidayat (UAH) sebagai dosen tetap di Program Studi Linguistik Sekolah Pascasarjana. Sosok dai yang dikenal luas karena ceramahnya yang inspiratif ini resmi bergabung dalam sebuah seremoni yang digelar di Auditorium SPs UPI, Bandung.
Kehadiran UAH disambut hangat oleh jajaran pimpinan UPI, termasuk Rektor Prof. Didi Sukyadi dan Direktur SPs Prof. Juntika. Keduanya menyatakan antusiasme tinggi atas kontribusi akademik yang akan diberikan oleh UAH ke depan.
baca juga : El Shaarawy Usai Kekalahan dari Aston Villa: “Kami Harus Bekerja Lebih Keras dan Siap Jelang Musim Baru”
UAH Diharapkan Perkuat SDM dan Nilai Keislaman di Kampus
Rektor UPI, Prof. Didi Sukyadi, mengungkapkan bahwa bergabungnya UAH menjadi peluang strategis bagi kampus. Menurutnya, kualitas sumber daya manusia sangat menentukan kemajuan sebuah universitas.
“Beliau bukan hanya memiliki kapabilitas akademik, tapi juga jaringan luas dan pengaruh positif yang kuat,” ungkap Prof. Didi.
Dengan latar belakang keilmuan Islam dan komunikasi yang mumpuni, UAH diharapkan mampu membuka ruang-ruang kolaborasi baru, serta menguatkan nilai-nilai karakter, keislaman, dan kebangsaan dalam proses pendidikan di lingkungan UPI.
Komitmen UAH Siapkan Generasi Unggul Masa Depan
Dalam sambutannya, Ustaz Adi Hidayat menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan sivitas akademika UPI. Ia berkomitmen untuk memberikan kontribusi nyata dalam mewujudkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.
“Saya merasa terhormat menjadi bagian dari keluarga besar UPI. Saya berharap dapat menjadi jangkar kuat untuk menyiapkan generasi terbaik bangsa,” ujar UAH.
Ia juga menekankan pentingnya kerja kolektif yang profesional demi menciptakan dampak akademik dan sosial yang luas di masyarakat.
SPs UPI Targetkan Jadi Center of Excellence
Direktur Sekolah Pascasarjana UPI, Prof. Juntika, mengapresiasi kehadiran UAH sebagai langkah besar untuk menjadikan prodi Linguistik dan program studi lainnya sebagai pusat keunggulan atau center of excellence.
“Beliau adalah aset berharga. Dengan kualitas SDM seperti beliau, kita optimis mampu bersaing di level nasional dan internasional,” ucap Prof. Juntika.
Penetapan UAH sebagai dosen tetap juga menjadi bagian dari penguatan komitmen UPI terhadap tridharma perguruan tinggi—yakni pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat.
Sinergi UAH dan UPI dalam Pengembangan SDM Unggul
UPI menegaskan siap berkolaborasi dalam program-program strategis bersama UAH. Fokus utama kerja sama ini adalah pengembangan sumber daya manusia yang unggul dan siap bersaing secara global.
Dengan pendekatan multidisipliner dan semangat inovasi, kehadiran UAH diyakini akan memperkaya atmosfer akademik sekaligus memberikan warna baru dalam pendidikan tinggi di Indonesia.
penulis : Ginasti kurniasih trifosa