Uya Kuya Menanggapi Video Joget Bersama Anggota DPR yang Viral
Uya Kuya baru-baru ini memberikan klarifikasi terkait video lama yang beredar di media sosial, di mana ia terlihat sedang berjoget di depan rumah dengan caption yang menyinggung gaji 3 juta sehari. Video tersebut sempat membuat heboh publik setelah dihubungkan dengan isu-isu terkini seputar anggota DPR yang viral.
baca juga:Singkatan UKRA dalam Puskesmas Adalah Apa? Ini Penjelasan Lengkapnya
Klarifikasi Uya Kuya Tentang Video Joget dan Gaji 3 Juta Sehari
Dalam wawancaranya, Uya Kuya menegaskan bahwa video yang beredar bukanlah video baru yang berkaitan dengan isu terkini yang melibatkan anggota DPR. Uya menuturkan bahwa video tersebut adalah video lama yang sudah ada sejak tahun 2021 dan diunggah di akun TikTok-nya pada waktu itu.
"Ini konteksnya beda, pada saat itu mereka (wartawan) bertanya soal konten antara artis dengan DPR," kata Uya menanggapi penjelasan terkait video joget tersebut. Menurutnya, pernyataan tentang gaji 3 juta sehari yang tertulis dalam video tersebut juga tidak terkait dengan permasalahan yang terjadi saat ini.
Video Lama yang Diedit Jadi Hoaks
Uya Kuya juga menjelaskan bahwa video yang menampilkan dirinya berjoget dengan caption "gaji 3 juta/hari dikira banyak?" merupakan hasil editan hoaks yang seolah-olah mencibir masyarakat atau warganet. Ia memastikan bahwa video tersebut tidak dibuat dengan niat untuk menyinggung siapa pun.
"Berat badan gua aja beda, rambut gua aja beda, cek ini 2021 di TikTok gua," ujar Uya, mengungkapkan bahwa video tersebut sudah lama dan diedit sedemikian rupa. Ia merasa perlu mengklarifikasi hal ini agar masyarakat tidak salah paham tentang maksud dan tujuan video tersebut.
Klarifikasi Uya Kuya dan Dampaknya di Media Sosial
Setelah klarifikasinya, Uya Kuya berharap bahwa publik bisa memahami bahwa video tersebut tidak berkaitan dengan kejadian-kejadian yang sedang viral sekarang ini. Ia menekankan pentingnya memverifikasi informasi sebelum menyebarkan atau menganggap suatu konten sebagai fakta. Video yang beredar di media sosial ini kini menjadi bahan klarifikasi dan perhatian karena dianggap menantang atau menyinggung masyarakat.
Dengan penjelasan dari Uya, diharapkan masyarakat bisa lebih bijak dalam menilai dan memperlakukan informasi yang beredar di dunia maya.
penulis: Lili rahma dini