Penghormatan Abadi dari Klub Masa Kecil
Klub masa kecil Diogo Jota dan mendiang adiknya André Silva, yakni Gondomar SC, memberikan penghormatan abadi kepada dua bersaudara tersebut yang meninggal dunia dalam kecelakaan mobil tragis pada 3 Juli 2025. Untuk musim 2025/2026, Gondomar mengumumkan bahwa mereka akan mengenang keduanya melalui desain khusus di jersey resmi klub.
Dalam desain tersebut, wajah Jota dan André akan terpampang jelas di bagian depan jersey. Sementara di bagian belakang, nama mereka ditulis di bawah simbol tak terhingga, sebagai simbol cinta dan ingatan yang abadi.
baca juga : Gunung Bur Ni Telong Catat 12 Gempa Vulkanik dalam Sehari, Status Tetap Waspada
"Gestur Abadi" untuk Jota dan André Silva
Pengumuman ini disampaikan langsung melalui akun resmi Instagram Gondomar. Dalam unggahan tersebut, mereka menyebut desain jersey sebagai “gestur abadi” untuk menghormati dua pemain muda yang telah memberikan pengaruh besar sejak usia belia.
Penghormatan ini menambah daftar panjang bentuk cinta dan dukungan yang terus mengalir dari dunia sepak bola, baik di Portugal maupun internasional, sejak kabar duka itu tersiar.
Liverpool, Brighton, dan Wolves Ikut Mengenang
Klub-klub besar yang pernah menjadi bagian dari perjalanan karier Jota juga turut mengenangnya. Liverpool, klub terakhir Jota, mengenakan jersey khusus bertuliskan namanya di bagian dada saat bertanding melawan AC Milan dan Yokohama FM, dan berencana untuk terus mengenakannya sepanjang musim.
Sementara itu, seniman Paul Curtis telah menyelesaikan sebuah mural penghormatan untuk Jota di luar Stadion Anfield. Ini menjadi bagian dari beberapa mural emosional yang menghiasi area sekitar markas Liverpool.
Tak hanya itu, James Milner, mantan rekan setim Jota di Liverpool yang kini membela Brighton, secara khusus mengubah nomor punggungnya menjadi nomor 20—nomor yang selama ini identik dengan Jota.
Di sisi lain, Wolverhampton Wanderers (Wolves), klub tempat Jota bersinar sebelum hijrah ke Liverpool, akan memberikan penghormatan khusus di laga pembuka Premier League melawan Manchester City, sekaligus mengabadikan namanya dalam hall of fame klub.
Porto dan Atlético Madrid Tutup Rangkaian Penghormatan
Salah satu penghormatan emosional terbesar datang dari laga persahabatan antara FC Porto dan Atlético Madrid—dua klub yang juga pernah diperkuat Jota. Kedua tim mengadakan mengheningkan cipta, pemutaran video tribute, hingga tepuk tangan dari ribuan suporter sebelum laga dimulai sebagai bentuk penghormatan terakhir untuk sang penyerang.
baca juga : Pengukuhan Mahasiswa Terbaik dan Teladan Bukti Komitmen Teknokrat Ciptakan SDM Unggul
Bulan Terberat bagi Liverpool dan Dunia Sepak Bola
Kematian Diogo Jota (28 tahun) dan André Silva (25 tahun) menjadi pukulan berat, terutama bagi Liverpool FC, yang masih beradaptasi di bawah pelatih baru Arne Slot. Klub, pemain, hingga suporter menjalani salah satu bulan paling emosional dalam sejarah mereka.
Melihat besarnya cinta dan penghormatan yang diberikan kepada Jota di seluruh dunia, menjadi pengingat bahwa ia bukan sekadar pemain, tetapi sosok yang menginspirasi dan dicintai banyak orang, baik di dalam maupun luar lapangan.
penulis : Ginasti kurniasih trifosa