Pengen punya wajah yang glowing alami tanpa ribet edit foto? Pasti semua mau, kan? Nah, sekarang ada treatment yang lagi hits banget nih, namanya Radiesse. Katanya sih, bisa bikin kulit kencang, kenyal, dan awet muda tanpa perlu operasi plastik yang serem-serem. Penasaran kan, apa sih Radiesse itu?
Radiesse ini sebenarnya dermal filler, tapi beda dari filler hyaluronic acid yang biasa kita dengar. Kandungan utamanya adalah Calcium Hydroxylapatite (CaHA), zat yang secara alami ada di dalam tubuh kita, terutama di tulang. Jadi, aman banget deh buat kulit. Nah, CaHA ini tugasnya merangsang produksi kolagen alami di kulit kita. Kolagen itu penting banget lho, karena dia yang bikin kulit jadi elastis, kenyal, dan mengurangi kerutan.
Jadi, bayangin deh, kulit kita kayak kebun. Kolagen itu kayak pupuknya. Kalau kebunnya subur, tanamannya jadi segar dan berbuah lebat, kan? Sama kayak kulit, kalau kolagennya banyak, kulit jadi kencang, kerutan berkurang, dan wajah jadi kelihatan lebih muda dan segar.
Radiesse: Bikin Wajah Tirus Permanen, Mitos atau Fakta?
Banyak yang bilang Radiesse bisa bikin wajah tirus permanen. Sebenarnya, efek tirus dari Radiesse ini lebih ke efek lifting atau pengangkatan. Jadi, kulit yang kendur di area pipi itu diangkat, sehingga wajah kelihatan lebih kencang dan otomatis efeknya jadi kelihatan lebih tirus. Tapi, perlu diingat ya, efek ini nggak permanen. Karena proses penuaan alami tetap berjalan, dan kolagen yang sudah dirangsang juga akan berkurang seiring waktu.
Biasanya, efek Radiesse ini bertahan sekitar 12-18 bulan. Setelah itu, kita bisa melakukan treatment lagi untuk mempertahankan hasilnya. Tapi, jangan khawatir, hasilnya tetap natural kok, nggak kayak pakai topeng. Justru, wajah kita jadi kelihatan lebih segar dan awet muda secara alami.
Siapa yang Cocok Melakukan Radiesse Treatment?
Radiesse cocok buat kamu yang mulai merasakan tanda-tanda penuaan di kulit, seperti kerutan halus, kulit kendur, dan volume wajah yang berkurang. Biasanya, usia 30-an ke atas sudah mulai merasakan perubahan ini. Tapi, nggak menutup kemungkinan juga buat yang usianya lebih muda, misalnya 25-an, kalau memang sudah ada indikasi dan pengen melakukan pencegahan penuaan dini.
Tapi, ada beberapa kondisi yang membuat seseorang nggak disarankan untuk melakukan Radiesse. Misalnya, ibu hamil dan menyusui, orang dengan infeksi aktif di area yang akan di-treatment, atau memiliki alergi terhadap kandungan Radiesse. Jadi, sebelum melakukan treatment, konsultasikan dulu dengan dokter ya!
Apa Saja yang Perlu Diperhatikan Sebelum dan Sesudah Radiesse?
Sebelum melakukan Radiesse, sebaiknya hindari mengonsumsi obat-obatan pengencer darah, seperti aspirin atau ibuprofen, beberapa hari sebelumnya. Hal ini untuk mengurangi risiko memar setelah treatment. Selain itu, pastikan kulit dalam kondisi bersih dan sehat.
Setelah treatment, hindari memijat atau menggosok area yang di-treatment selama beberapa hari. Hindari juga paparan sinar matahari langsung dan penggunaan produk skincare yang mengandung bahan aktif yang keras. Biasanya, dokter akan memberikan krim atau salep untuk mempercepat pemulihan dan mengurangi peradangan.
Efek samping yang mungkin terjadi setelah Radiesse biasanya berupa kemerahan, bengkak, atau memar di area yang di-treatment. Tapi, efek samping ini biasanya hilang dalam beberapa hari. Kalau kamu merasakan efek samping yang lebih parah, segera konsultasikan dengan dokter ya!
Radiesse ini memang treatment yang lagi populer banget karena hasilnya yang natural dan efektif bikin kulit kelihatan lebih muda dan segar. Tapi, ingat ya, konsultasikan dulu dengan dokter sebelum melakukan treatment ini. Pastikan kamu memilih klinik kecantikan yang terpercaya dan memiliki dokter yang berpengalaman. Dengan begitu, kamu bisa mendapatkan hasil yang maksimal dan memuaskan!