Logo Universitas Teknokrat Indonesia

Wanna adalah Singkatan dari Apa Sih? Yuk, Cari Tahu!

Kategori: Wanna
Gambar untuk Wanna adalah Singkatan dari Apa Sih? Yuk, Cari Tahu!

Banyak orang sering mendengar kata “wanna” terutama saat menonton film berbahasa Inggris, mendengarkan lagu, atau membaca percakapan kasual di media sosial. Namun, masih banyak juga yang bingung, sebenarnya “wanna” itu singkatan dari apa? Apakah ini kata resmi dalam bahasa Inggris atau hanya bahasa gaul semata?

Jawabannya, wanna adalah singkatan informal dari “want to”. Jadi, kalau dalam bahasa Inggris formal kita menulis I want to eat, dalam percakapan santai sering disingkat menjadi I wanna eat.

baca juga:Apa Itu USP? Mengungkap Singkatan yang Sering Dengar dalam Dunia Bisnis


Apa Bedanya “Wanna” dengan “Want to”?

Meski punya arti sama, penggunaannya berbeda. “Want to” digunakan dalam bahasa Inggris formal, misalnya dalam tulisan akademis, surat resmi, atau dokumen penting. Sedangkan “wanna” dipakai dalam situasi santai, seperti ngobrol sehari-hari, chatting, atau lirik lagu.

Contoh perbedaan:

  • Formal: I want to learn coding.
  • Informal: I wanna learn coding.

Keduanya benar, tapi konteks yang menentukan kapan tepat digunakan.


Apakah “Wanna” Boleh Dipakai di Semua Kalimat?

Tidak semua bentuk kalimat bisa menggunakan “wanna”. Ada beberapa aturan yang perlu diperhatikan:

  1. Hanya bisa menggantikan “want to”
    • Benar: I wanna go home.
    • Salah: I wanna a new phone. (seharusnya I want a new phone)
  2. Tidak cocok dipakai di kalimat formal
    Dalam essay, presentasi akademik, atau surat lamaran kerja, gunakan bentuk “want to” agar lebih sopan dan profesional.
  3. Lebih pas untuk percakapan lisan atau teks singkat
    Misalnya saat ngobrol sama teman:
    • “Do you wanna watch a movie?”

Kenapa “Wanna” Populer Banget?

Ada beberapa alasan kenapa kata singkatan ini sering digunakan, khususnya di budaya pop:

  • Lebih cepat dan mudah diucapkan: dibandingkan mengucapkan “want to”, kata “wanna” lebih ringan dan ringkas.
  • Banyak dipakai di lagu dan film: contohnya, lirik “I wanna dance with somebody” atau “Do you wanna build a snowman?” membuat kata ini familiar di telinga kita.
  • Bahasa percakapan nyata: di kehidupan sehari-hari, penutur asli bahasa Inggris sering memendekkan kata untuk kepraktisan.

Apa Contoh Penggunaan “Wanna” dalam Percakapan?

Supaya lebih jelas, berikut beberapa contoh kalimat menggunakan “wanna”:

  • “I wanna sleep, I’m so tired.”
  • “Do you wanna come with me?”
  • “They wanna try the new restaurant.”
  • “I don’t wanna be late.”

Semua kalimat ini terdengar natural untuk percakapan sehari-hari.

baca juga:Universitas Teknokrat Indonesia Peringati HUT RI Ke-80, Rektor Ajak Mahasiswa Kuasai Ilmu, Industri, AI, Dan Miliki Karakter Mulia


Jadi, Kapan Harus Gunakan “Wanna” atau “Want to”?

Sederhananya, gunakan “wanna” ketika:

  • Kamu sedang chatting santai dengan teman.
  • Membuat caption media sosial.
  • Menulis dialog dalam cerita fiksi agar terdengar natural.

Gunakan “want to” ketika:

  • Menulis essay, laporan, atau dokumen resmi.
  • Berbicara di forum formal.
  • Membuat email profesional.

Dengan begitu, penggunaan bahasamu tetap terdengar pas sesuai situasi.

penulis:mudho firudin