Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, kembali mengunjungi Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 17 Surakarta pada Jumat malam, 18 Juli 2025. Dalam kunjungannya, Gibran memberikan kejutan kepada para siswa dengan membawa makanan ringan dan mengajak mereka untuk berkomunikasi dengan orang tua masing-masing.
Baca Juga:Dari Cuan ke Boncos! Ini Bedanya Investor Saham Cerdas vs Spekulan Sok Tahu
Kunjungan Mendadak Wapres Gibran di SRMA 17 Surakarta
Pada malam tersebut, Gibran menyampaikan rasa terima kasih kepada para orang tua siswa dan mengungkapkan pentingnya program Sekolah Rakyat. Ia juga menyatakan bahwa pemerintah, melalui program ini, berkomitmen untuk membimbing para siswa agar dapat meraih prestasi dan membanggakan bangsa.
"Saya terima kasih kepada semua orang tua murid. Kami pemerintah dipercayakan untuk menjalankan program baru dari Pak Presiden, yaitu Sekolah Rakyat. Anak-anak ini akan kami bimbing dan insyaAllah nanti menjadi anak-anak yang berprestasi, yang membanggakan nusa dan bangsa," kata Gibran.
Interaksi Gibran dengan Siswa dan Tenaga Pengajar
Pada siang harinya, Gibran juga telah mengunjungi SRMA 17 Surakarta untuk meninjau fasilitas sekolah dan berinteraksi dengan siswa serta tenaga pengajar. Ia memastikan bahwa semua aspek sekolah berjalan dengan baik demi kenyamanan dan kemajuan para siswa.
Harapan Siswa SRMA 17 Surakarta: Mencapai Kesuksesan Melalui Pendidikan
Salah satu siswi, Agustina Bintang, mengungkapkan rasa senangnya atas kunjungan Wapres Gibran. Ia juga menyatakan kerinduannya terhadap orang tua dan berharap dapat meraih kesuksesan melalui pendidikan di SRMA 17 Surakarta.
"Setelah lulus dari sini, saya berharap bisa kuliah gratis, menjadi sarjana, dan mengangkat derajat orang tua saya," ungkap Agustina dengan penuh harapan.
Baca Juga:Analisis Kebutuhan Sistem: Menjamin Solusi Teknologi yang Efektif
Sekolah Rakyat SRMA 17 Surakarta: Fasilitas dan Kapasitas Siswa
SRMA 17 Surakarta terletak di Jebres, Surakarta, Jawa Tengah. Sekolah ini memiliki delapan kelas dengan kapasitas 35 siswa per kelas, dan jumlah siswa keseluruhan mencapai 200 orang, terdiri dari 113 siswa laki-laki dan 87 siswa perempuan.
Penulis:Emi Kurniasih.