Logo Universitas Teknokrat Indonesia

Warga Alberta kini dapat memesan vaksin COVID-19

Gambar untuk Warga Alberta kini dapat memesan vaksin COVID-19

Pemerintah Alberta telah mengumumkan bahwa warga provinsi kini dapat memesan vaksin COVID-19 melalui Sistem Pemesanan Vaksin Alberta mulai 11 Agustus. Namun, kebijakan baru ini memicu kontroversi, karena sebagian besar penduduk akan diminta untuk membayar lebih dari $100 untuk mendapatkan vaksin di klinik kesehatan umum. Kebijakan ini diambil setelah pemborosan vaksin yang signifikan, yang mengarah pada pendekatan yang lebih terarah dan pemesanan awal.

baca juga:TBSM Itu Keren! Jurusan Praktis yang Langsung Cuan!

Program Vaksinasi COVID-19 Bertahap dengan Akses Gratis untuk Kelompok Berisiko Tinggi

Pemerintah Alberta mengungkapkan bahwa program vaksinasi COVID-19 akan diluncurkan secara bertahap. Vaksin gratis akan diberikan terlebih dahulu kepada kelompok berisiko tinggi, termasuk lansia yang tinggal di panti jompo dan mereka yang memiliki kondisi medis yang mendasarinya. Setelah itu, vaksin akan tersedia untuk warga Alberta lainnya dengan biaya yang harus dibayar oleh mereka.

Kritik Terhadap Biaya Vaksin: "Sikap Kejam" dan "Penghalang Bagi Warga Alberta"

Dr. Luanne Metz dari Partai Demokrat Baru Alberta mengecam kebijakan ini, menyebutnya sebagai tindakan "kejam" yang memaksa warga Alberta membayar untuk melindungi kesehatan mereka. Ia juga menambahkan bahwa kebijakan ini membangun penghalang bagi warga yang membutuhkan vaksinasi dan mengabaikan tanggung jawab pemerintah untuk menyediakan pasokan vaksin yang cukup.

Pemborosan Vaksin dan Peringatan akan Dampak yang Lebih Buruk

Pemerintah Alberta mengungkapkan bahwa sekitar $135 juta vaksin terbuang sia-sia pada tahun lalu. Gil McGowan, Presiden Federasi Buruh Alberta, juga mengecam keputusan ini, mencatat bahwa tidak ada provinsi lain di Kanada yang mengenakan biaya untuk vaksin COVID-19. Ia memperingatkan bahwa kebijakan ini dapat menyebabkan wabah COVID-19 yang lebih parah, membebani fasilitas kesehatan yang sudah kewalahan, dan menyebabkan penderitaan yang tidak perlu bagi warga Alberta.

baca juga:Trio “M” Pimpin IKA SMAN 2 Bandar Lampung 2025-2029, Jaga Marwah dan Istikamah Manfaat untuk Almamater-Alumni

Sikap Pemerintah dan Krisis Kesehatan Masyarakat yang Berkelanjutan

Gil McGowan juga menyoroti sikap apatis pemerintah terhadap tindakan kesehatan masyarakat, mengingat krisis kesehatan yang sedang berlangsung di Alberta, termasuk wabah campak yang lebih parah di provinsi ini dibandingkan dengan negara-negara Barat lainnya. Ia mendesak Perdana Menteri Danielle Smith untuk menjadikan vaksin COVID-19 gratis bagi semua orang di Alberta.

penulis:dafa aditiya.f