Kanker lambung memang lebih sering menyerang orang dewasa, tapi bukan berarti anak-anak aman sepenuhnya. Meski jarang terjadi, kanker lambung pada anak tetap perlu diwaspadai. Deteksi dini adalah kunci utama agar pengobatan bisa dilakukan secepat mungkin dan peluang kesembuhan lebih besar. Sayangnya, gejala awal kanker lambung pada anak seringkali tidak spesifik dan mudah tertukar dengan penyakit lain yang lebih umum.
Berikut ini beberapa tanda awal kanker lambung pada anak yang sering terabaikan:
Sakit Perut yang Berkepanjangan: Sakit perut adalah keluhan umum pada anak-anak. Namun, jika anak sering mengeluh sakit perut, terutama di bagian atas, dan sakitnya tidak kunjung hilang atau bahkan semakin parah, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter.Mual dan Muntah: Mual dan muntah juga merupakan gejala yang umum terjadi pada anak-anak, misalnya karena infeksi virus atau keracunan makanan. Tetapi, jika mual dan muntah terjadi terus-menerus tanpa alasan yang jelas, apalagi jika disertai dengan penurunan berat badan, ini bisa menjadi tanda yang lebih serius.Kehilangan Nafsu Makan: Anak-anak biasanya memiliki nafsu makan yang baik. Jika anak tiba-tiba kehilangan nafsu makan dan berat badannya menurun tanpa alasan yang jelas, orang tua perlu waspada.Perut Kembung dan Begah: Perut kembung dan begah setelah makan adalah hal yang wajar. Namun, jika anak sering mengalami perut kembung dan begah meskipun hanya makan sedikit, atau bahkan tidak makan sama sekali, ini bisa menjadi tanda adanya masalah pada lambung.Darah dalam Tinja atau Muntah: Adanya darah dalam tinja atau muntah adalah tanda yang serius dan harus segera diperiksakan ke dokter. Darah dalam tinja bisa membuat tinja berwarna hitam seperti aspal, sedangkan darah dalam muntah bisa berwarna merah terang atau seperti bubuk kopi.Penting untuk diingat bahwa gejala-gejala di atas tidak selalu berarti anak menderita kanker lambung. Namun, jika anak mengalami salah satu atau beberapa gejala tersebut, sebaiknya jangan tunda untuk berkonsultasi ke dokter. Dokter akan melakukan pemeriksaan yang diperlukan untuk mengetahui penyebab gejala tersebut dan memberikan penanganan yang tepat.
Apa Saja Faktor Risiko Kanker Lambung pada Anak?
Meskipun penyebab pasti kanker lambung pada anak belum diketahui sepenuhnya, ada beberapa faktor yang diduga dapat meningkatkan risiko terjadinya penyakit ini, antara lain:
Riwayat Keluarga: Anak-anak yang memiliki anggota keluarga dengan riwayat kanker lambung memiliki risiko lebih tinggi untuk terkena penyakit ini.Infeksi Helicobacter pylori: Infeksi bakteri Helicobacter pylori (H. pylori) adalah penyebab utama kanker lambung pada orang dewasa. Infeksi ini juga dapat meningkatkan risiko kanker lambung pada anak-anak.Kondisi Genetik: Beberapa kondisi genetik tertentu, seperti sindrom Li-Fraumeni dan sindrom Lynch, dapat meningkatkan risiko kanker lambung.Meskipun faktor risiko di atas dapat meningkatkan peluang terkena kanker lambung, bukan berarti semua anak dengan faktor risiko tersebut pasti akan terkena kanker lambung. Sebaliknya, ada juga anak-anak yang terkena kanker lambung tanpa memiliki faktor risiko yang jelas.
Bagaimana Cara Mendiagnosis Kanker Lambung pada Anak?
Jika dokter mencurigai adanya kanker lambung pada anak, dokter akan melakukan beberapa pemeriksaan untuk memastikan diagnosis. Beberapa pemeriksaan yang mungkin dilakukan antara lain:
Pemeriksaan Fisik: Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik untuk mencari tanda-tanda kanker lambung, seperti benjolan di perut atau pembesaran kelenjar getah bening.Pemeriksaan Darah: Pemeriksaan darah dapat membantu mendeteksi adanya kelainan yang mungkin disebabkan oleh kanker lambung, seperti anemia atau peningkatan kadar enzim hati.Endoskopi: Endoskopi adalah prosedur di mana dokter memasukkan selang kecil yang dilengkapi kamera ke dalam lambung untuk melihat kondisi lambung secara langsung. Selama endoskopi, dokter juga dapat mengambil sampel jaringan (biopsi) untuk diperiksa di laboratorium.Pencitraan: Pemeriksaan pencitraan, seperti CT scan atau MRI, dapat membantu dokter melihat ukuran dan penyebaran kanker lambung.Bagaimana Pengobatan Kanker Lambung pada Anak?
Pengobatan kanker lambung pada anak tergantung pada beberapa faktor, seperti stadium kanker, usia anak, dan kondisi kesehatan anak secara keseluruhan. Beberapa jenis pengobatan yang mungkin dilakukan antara lain:
Operasi: Operasi bertujuan untuk mengangkat tumor dan jaringan di sekitarnya.Kemoterapi: Kemoterapi menggunakan obat-obatan untuk membunuh sel kanker.Radioterapi: Radioterapi menggunakan sinar-X atau radiasi lain untuk membunuh sel kanker.Terapi Target: Terapi target menggunakan obat-obatan yang menargetkan sel kanker secara spesifik.Kanker lambung pada anak adalah penyakit yang serius, tetapi dengan deteksi dini dan pengobatan yang tepat, peluang kesembuhan dapat meningkat. Penting bagi orang tua untuk waspada terhadap gejala-gejala awal kanker lambung dan segera berkonsultasi ke dokter jika ada kekhawatiran. Jangan ragu untuk mencari pendapat kedua dari dokter lain jika Anda merasa perlu. Ingatlah, kesehatan anak adalah prioritas utama.