Logo Universitas Teknokrat Indonesia

Zulhas Ungkap Keberhasilan Pemerintah: Stok Beras Nasional Surplus Hingga Jutaan Ton

Gambar untuk Zulhas Ungkap Keberhasilan Pemerintah: Stok Beras Nasional Surplus Hingga Jutaan Ton

Pemerintah Catat Capaian Positif di Sektor Pangan

Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan atau akrab disapa Zulhas, membeberkan sejumlah capaian strategis pemerintah dalam sektor pangan nasional. Salah satu pencapaian terbesar adalah surplus beras yang mencapai jutaan ton, menandakan keberhasilan program ketahanan pangan dalam beberapa tahun terakhir.

baca juga : Thom Haye dan Mees Hilgers Belum Mendapatkan Waktu Bermain, Ketua BTN Tetap Penuh Optimisme

Produksi Beras Meningkat, Ketersediaan Aman

Zulhas menegaskan bahwa berkat koordinasi lintas kementerian dan dukungan dari para petani, produksi beras nasional terus mengalami peningkatan signifikan. Hal ini membuat stok beras nasional berada dalam kondisi aman, bahkan mencatatkan surplus yang siap untuk kebutuhan dalam negeri dan cadangan strategis.

Stabilitas Harga dan Pasokan Jadi Prioritas

Dalam pernyataannya, Zulhas juga menyampaikan bahwa stabilitas harga pangan, khususnya beras, menjadi fokus utama pemerintah. Dengan ketersediaan stok yang melimpah, harga beras diharapkan tetap terkendali dan terjangkau bagi masyarakat, terutama menjelang musim paceklik.

Peran Petani dan Program Subsidi Sangat Vital

Zulhas tidak lupa mengapresiasi peran petani lokal yang menjadi pilar utama dalam pencapaian ini. Ia juga menyebutkan bahwa program subsidi pupuk, bantuan benih, serta modernisasi pertanian berkontribusi besar terhadap peningkatan produktivitas di sektor pangan.

baca juga : Wakil Rektor UTI Presentasikan Penelitiannya di Parallel Session ICMEM 2025 di SBM ITB Bandung

Komitmen Pemerintah Jaga Ketahanan Pangan Nasional

Dengan capaian surplus beras ini, pemerintah melalui Kementerian Perdagangan berkomitmen untuk terus memperkuat ketahanan pangan nasional, tidak hanya dari sisi kuantitas, tetapi juga distribusi yang merata dan efisien hingga ke pelosok daerah.

penulis : Dylan Fernanda