Logo Universitas Teknokrat Indonesia

Domino’s Pizza Australia Alami Kerugian Tahunan, Saham Terjun Hingga 20%

Gambar untuk Domino’s Pizza Australia Alami Kerugian Tahunan, Saham Terjun Hingga 20%

Domino’s Pizza Enterprises, operator jaringan pizza terbesar di Australia, mencatatkan kerugian pada tahun fiskal terbaru. Penurunan ini disebabkan oleh biaya besar yang dikeluarkan untuk penutupan toko dan restrukturisasi bisnis, yang berdampak langsung pada performa sahamnya di pasar.

baca juga Pengusaha Keluhkan Pajak Mobil di Indonesia, Disebut Paling Mahal di Dunia


Apa Penyebab Kerugian Domino’s Pizza Tahun Ini?

Perusahaan melaporkan kerugian bersih setelah pajak sebesar A$3,7 juta untuk tahun yang berakhir pada 29 Juni. Angka ini berbanding terbalik dengan laba A$92,3 juta yang diperoleh pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Kerugian ini sebagian besar dipicu oleh biaya non-recurring (sekali waktu) senilai A$162,3 juta. Biaya tersebut mencakup:

  • Penutupan 312 gerai berkinerja rendah, termasuk 233 toko di Jepang
  • Inisiatif restrukturisasi besar-besaran di berbagai wilayah operasional

baca juga Cara Meningkatkan Bandwidth Jaringan WAN dengan Mudah: Solusi Praktis untuk Performa Maksimal


Bagaimana Kinerja Keuangan Domino’s Jika Tanpa Biaya Khusus?

Jika tidak memperhitungkan biaya satu kali tersebut, kinerja keuangan Domino’s terlihat lebih stabil:

  • Laba bersih setelah pajak turun sebesar 2,8% menjadi A$116,9 juta
  • Laba sebelum bunga dan pajak (EBIT) menyusut 4,6% menjadi A$198,1 juta
  • Total penjualan jaringan grup bertahan di angka A$4,15 miliar
  • Penjualan toko yang sama (same-store sales) turun tipis sebesar 0,2%

Saham Domino’s Jatuh ke Level Terendah dalam Beberapa Bulan

Menanggapi laporan keuangan ini, saham Domino’s yang tercatat di bursa Sydney turun hingga 20% menjadi A$15,55, menyentuh titik terendah sejak awal Juli. Investor tampaknya merespons negatif langkah strategis perusahaan dalam menutup toko dan melakukan restrukturisasi, meskipun langkah ini bertujuan memperbaiki kondisi jangka panjang.


Bagaimana Kebijakan Dividen Domino’s Tahun Ini?

Dalam laporan tersebut, manajemen Domino’s juga mengumumkan bahwa dividen final yang akan dibagikan adalah sebesar 21,5 sen AU per saham. Angka ini mengalami penurunan signifikan dibandingkan tahun lalu.

Penurunan dividen ini merupakan bagian dari strategi manajemen untuk:

  • Memperkuat neraca keuangan perusahaan
  • Mengurangi utang (deleverage)
  • Mengalokasikan dana untuk restrukturisasi operasional

Saatnya Beli Saham Domino’s? Atau Ada Peluang Lain?

Di tengah anjloknya saham Domino’s, beberapa investor mungkin melihat ini sebagai peluang beli. Namun, penting untuk mempertimbangkan opsi lain, terutama saham-saham yang memiliki potensi pertumbuhan namun belum banyak dilirik.

Platform ProPicks AI dari Investing.com misalnya, mengklaim telah menemukan saham-saham tersembunyi dengan performa unggul, di mana:

  • 3 dari 4 saham berhasil mengalahkan indeks acuan tahun ini
  • 98% saham berada di zona hijau

Dengan diskon 50% selama promo musim panas, layanan ini bisa jadi referensi bagi investor yang ingin menjelajahi opsi lain di luar saham populer seperti Domino’s.


Kesimpulan: Domino’s di Persimpangan Jalan

Kerugian tahun fiskal ini menempatkan Domino’s Pizza Australia di posisi yang menantang. Langkah berani seperti penutupan toko dan restrukturisasi besar mungkin memberikan tekanan jangka pendek, tetapi bisa membuka jalan untuk kinerja yang lebih sehat di masa depan.

Investor disarankan untuk memantau perkembangan strategi perusahaan dan potensi pemulihan saham dalam beberapa kuartal mendatang sebelum mengambil keputusan investasi.


Kata Kunci SEO yang Digunakan:

  • Domino’s Pizza Australia
  • Saham Domino’s anjlok
  • Laporan keuangan Domino’s
  • Penutupan toko Domino’s Jepang
  • Kinerja saham DMP
  • Dividen saham Domino’s

Penulis : tanjali mulia nafisa