Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, bersama Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli, melakukan peninjauan langsung terhadap proses penyaluran Bantuan Subsidi Upah (BSU) di Padang, Sumatera Barat. Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan program bantuan tersebut berjalan lancar dan tepat sasaran, serta memberikan arahan penting terkait penggunaan bantuan tersebut.
Baca juga: Paus Leo XIV Mengejutkan Festival Pemuda Katolik dengan Salute Popemobile yang Tak Terduga
Penyaluran BSU di Kantor Pos Padang: Penerima Mendapatkan Bantuan Secara Langsung
Pada kesempatan tersebut, Gibran dan Yassierli menyapa langsung para penerima BSU di Kantor Pos Cabang Utama Padang. Gibran juga menyaksikan secara simbolis penyerahan BSU oleh Menaker kepada perwakilan pekerja. Program penyaluran BSU ini bertujuan untuk membantu pekerja yang terdampak oleh kondisi ekonomi saat ini, khususnya di tengah pandemi.
Gibran menekankan pentingnya kerja sama dari semua pihak terkait untuk mempercepat realisasi program BSU, mengingat waktu pencairan yang semakin mendekati batas akhir pada bulan Juli. Ia juga mengingatkan agar para penerima manfaat menggunakan bantuan ini dengan bijak.
Pesan Tegas Gibran: Jangan Gunakan BSU untuk Judi Online
Dalam arahannya, Gibran menegaskan agar bantuan yang diterima tidak disalahgunakan, terutama untuk kegiatan negatif seperti judi online. Ia memberi peringatan keras bahwa jika ada penerima yang ketahuan menggunakan bantuan untuk hal tersebut, bantuan akan dicabut.
"Jika ketahuan dipakai untuk main judi online, bantuannya akan dicabut. Jadi, sekali lagi, jangan dipakai untuk judi," tegas Gibran.
Evaluasi Menaker: BSU Tersalurkan 92,63% Secara Nasional
Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, memberikan apresiasi terhadap kehadiran Gibran dalam kegiatan monitoring dan evaluasi ini. Ia menyampaikan bahwa hingga 29 Juli 2025, BSU telah disalurkan kepada 14,7 juta pekerja atau sekitar 92,63% dari total 15,9 juta penerima yang ditargetkan secara nasional. Di wilayah Sumatera Barat, BSU telah diterima oleh 174.203 pekerja atau 95,33%, sementara di Kota Padang jumlah penerimanya mencapai 60.008 pekerja atau 94,53%.
Komitmen PT Pos Indonesia untuk Percepatan Penyaluran BSU
Yassierli juga mengungkapkan komitmen dari PT Pos Indonesia untuk mempercepat proses penyaluran BSU. PT Pos Indonesia bahkan siap untuk membuka layanan di luar jam operasional, termasuk di akhir pekan, demi memastikan bahwa seluruh penerima dapat mendapatkan bantuan tepat waktu.
Komitmen Pemerintah dalam Menyalurkan Bantuan BSU Secara Tepat Sasaran
Program penyaluran BSU ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memberikan bantuan kepada pekerja yang membutuhkan. Melalui pengawasan ketat dan kerja sama dengan berbagai pihak, pemerintah berharap bantuan ini dapat membantu meringankan beban ekonomi pekerja dan memastikan bantuan sampai ke tangan yang tepat.
Penulis: Fiska Anggraini