Rencana Israel Kuasai Gaza Tuai Reaksi Keras dari PBB
Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengeluarkan peringatan serius kepada Israel terkait rencana pendudukan penuh Jalur Gaza, Palestina. Rencana ini dianggap berpotensi memicu konsekuensi kemanusiaan yang besar dan membahayakan stabilitas kawasan.
Dalam pernyataan yang disampaikan pada Selasa (5/8/2025) waktu setempat, Asisten Sekretaris Jenderal PBB untuk Eropa, Asia Tengah, dan Amerika, Miroslav Jenca, menegaskan bahwa perluasan agresi militer Israel ke Gaza akan berdampak buruk bagi jutaan warga sipil Palestina.
baca:Mengenal Roblox: Platform Game Online yang Jadi Sorotan karena Isu Kekerasan Anak
Peringatan PBB di Sidang Dewan Keamanan
Pernyataan Miroslav Jenca dilontarkan saat berbicara dalam rapat Dewan Keamanan PBB, yang membahas krisis kemanusiaan dan nasib para sandera yang masih ditahan di Jalur Gaza.
"Perluasan operasi militer Israel akan menimbulkan konsekuensi bencana bagi jutaan warga Palestina dan bisa mengancam keselamatan para sandera yang masih berada di Gaza," ujar Jenca dikutip dari AFP.
Ia menambahkan bahwa tidak ada solusi militer yang dapat menyelesaikan konflik di Gaza maupun konflik Israel-Palestina secara keseluruhan.
Netanyahu Dikabarkan Pertimbangkan Pendudukan Total Gaza
Rencana pendudukan total atas Jalur Gaza muncul setelah laporan bahwa Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu tengah mempertimbangkan langkah tersebut sebagai bagian dari strategi keamanan negaranya. Namun rencana itu memicu kekhawatiran serius dari komunitas internasional, termasuk PBB.
baca:Universitas Teknokrat Indonesia Diakui LLDikti sebagai Pencetak SDM Berkualitas
PBB: Solusi Damai Adalah Satu-satunya Jalan
Jenca menekankan bahwa konflik ini tidak dapat diselesaikan dengan pendekatan militer. Solusi yang adil dan damai melalui dialog serta penghormatan terhadap hak-hak rakyat Palestina adalah satu-satunya cara untuk mengakhiri krisis yang telah berlangsung selama puluhan tahun.
penulis: inziria