Jabatan Wakil Panglima TNI Kembali Diaktifkan Setelah 25 Tahun Kosong
Presiden RI Jenderal (Purn) Prabowo Subianto dijadwalkan melantik Wakil Panglima TNI dalam upacara militer yang digelar di Pusdiklatpassus Kopassus, Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, pada Minggu, 10 Agustus 2025. Pelantikan ini menjadi momen penting karena jabatan tersebut telah kosong selama lebih dari dua dekade.
baca:Mengenal Roblox: Platform Game Online yang Jadi Sorotan karena Isu Kekerasan Anak
Fachrul Razi Jadi Wapang Terakhir Sebelum Dihapus
Terakhir kali, jabatan Wakil Panglima TNI diemban oleh Jenderal TNI (Purn) Fachrul Razi pada tahun 2000. Fachrul kemudian menjabat sebagai Menteri Agama periode 2019–2020. Setelah masa jabatannya berakhir, posisi Wakil Panglima TNI dihapus dari struktur organisasi.
Dasar Hukum Pengaktifan Kembali Wakil Panglima TNI
Pada masa pemerintahan Presiden Joko Widodo, jabatan Wakil Panglima dihidupkan kembali melalui Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 66 Tahun 2019 tentang Susunan Organisasi TNI. Perpres ini menjadi dasar hukum untuk kembali mengisi posisi orang nomor dua di tubuh TNI.
Namun, hingga akhir masa jabatannya pada 20 Oktober 2024, Presiden Jokowi belum sempat menunjuk pejabat untuk posisi tersebut.
Kapuspen TNI: Pelantikan Wakil Panglima Akan Dilaksanakan
Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen Kristomei Sianturi membenarkan bahwa pelantikan Wakil Panglima TNI akan dilakukan. Saat dikonfirmasi media, Kristomei menyatakan, “Iya benar,” tanpa menyebutkan nama calon yang akan dilantik.
Siapa Calon Wapang? Kandidat dari Kepala Staf dan Perwira Bintang Tiga
Menurut catatan, calon Wakil Panglima TNI bisa berasal dari:
- Salah satu Kepala Staf Angkatan (AD, AL, atau AU)
- Perwira tinggi bintang tiga yang layak untuk dipromosikan ke bintang empat
Pemilihan akan mempertimbangkan pengalaman, kinerja, dan kemampuan strategis dalam mendukung Panglima TNI serta kebijakan pertahanan negara.
Upacara Militer Akan Diwarnai Sejumlah Pelantikan dan Peresmian Baru
Selain pelantikan Wakil Panglima TNI, Upacara Gelar Pasukan Operasional dan Kehormatan Militer di Batujajar juga akan menjadi ajang penting untuk:
- Pelantikan dan pengukuhan Pangkopassus, Pangkormar, dan Pangkorpasgat dari bintang dua menjadi bintang tiga.
- Peresmian lima Komando Daerah Militer (Kodam), Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral), Komando Daerah Angkatan Udara (Kodau), serta sejumlah satuan baru seperti:
- Pangkohanudnas
- Grup Kopassus
- Brigade Teritorial Pembangunan
- Batalyon Teritorial Pembangunan
- Batalyon Infanteri Marinir
- Batalyon Komando Kopasgat
baca:Pengukuhan Mahasiswa Terbaik dan Teladan Bukti Komitmen Teknokrat Ciptakan SDM Unggul
TNI Tampilkan Kekuatan Operasional dari Tiga Matra
Upacara ini menjadi penanda kesiapan operasional TNI secara terpadu, dengan keterlibatan ribuan personel dari tiga matra (AD, AL, AU) serta unjuk kekuatan alutsista strategis.
Acara tersebut juga akan dihadiri oleh:
- Presiden RI Prabowo Subianto
- Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin
- Pejabat tinggi TNI dan undangan penting lainnya
penulis: inziria